Ternyata di Jalan Cadas Pangeran Sumedang Terdapat Gerbang Gaib, Begini Ceritanya

Jalan Cadas Pangeran
Jalan alternatif Cadas Pangeran Sumedang tempat penampakan sosok Ular/dok. Dadi Supriadi

INISUMEDANG.COM – Jalan Cadas Pangeran Sumedang merupakan jalan yang kental dengan sejarah dan juga hal mistiknya. Ratusan nyawa harus jadi korban dalam proses pembangunan jalan saat itu.

Dahulu kawasan tersebut disebut Gunung Cadas lalu di belah untuk dbangun jalan yang Sampai saat ini dinamakan Jalan Cadas Pangeran.

Sesepuh Cadas Pangeran Sumedang Abah Endang Sonali (73) menuturkan. Cadas Pangeran Sumedang itu hingga sampai saat ini masih besar aura mistiknya. Hal ini karena perjuangan dulu saat membuat jalan yang tidak sedikit membuat nyawa menjadi korban.

“Sebelum di bangun jalan, dulunya adalah Gunung Cadas kata Uyut saya. Lalu dibelah untuk membuat jalan dengan peralatan yang sederhana. Banyak sekali nyawa yang jadi korban, akibat tertimpa batu dan lain lain,” kata Abah Sonali kepada IniSumedang.Com belum lama ini.

Sehingga, kata Sonali, sangat wajar ketika jalan Cadas Pangeran Sumedang masih dikatakan angker. Banyak kejadian yang diluar nalar manusia, apalagi kalau mengisahkan tentang kesaktian dari Pangeran Kornel yang tidak akan habisnya untuk dibahas.

Proses Pembangunan

“Dalam proses pembangunannya, ternyata tidak hanya nama jalan Cadas Pangeran saja, melainkan banyak nama nama lainnya didalam jalan Cadas Pangeran. Diantaranya Jalan Cadas Habib, Cadas Hejo (Hijau) lalu Cadas Gantung, dan Cadas Lawang,” sebutnya.

Sonali menyebutkan, hampir semua orang menyebut bahwa itu adalah jalan Cadas Pangeran tapi mana yang di sebut jalan Cadas Pangerannya.

“Yang disebut Cadas Pangerannya itu ada di Cadas Lawang, diatas Cadas Lawang itu ada tiga buah makam keramat. Menurut sesepuh saya juga pa Iri mengatakan, bahwa makan keramat itu namanya Eyang Pancer Dilaga Jaya Kusumah, Eyang Haji Ismaya dan Eyang Jagariksa. Bahkan Abah juga beberapa kali pernah mengantar orang orang ke makam tersebut,” tuturnya.

Selain itu, sambu Sonali, yang disebut Cadas Lawang itu mengandung arti Cadas Gerbang atau pintu, Lawang adalah Pintu, bahkan di Cadas Lawang tersebut selalu saja ada yang menjaga dari sisi kanan dan sisi kiri.

“Cadas Lawang itu diartikan Cadas Gerbang atau pintu masuk, dan itu juga selalu dijaga oleh dua mahluk yang disebut Aki dan Nini, dan hal lain juga Cadas Lawang kata sesepuh abah. Yaitu untuk bisa membuka atau membelah cadas itu oleh pusaka Kanjeng Pangeran Kornel. Karena dengan Dinamit atau senjata lain pun Cadas itu tetap tidak bergeming, hanya dengan pusaka Kanjeng Pengeran Kornel,” ujarnya menandaskan.