oleh

Sumedang, Kini Pasien Positif Covid-19 Menjadi 8 Orang, Reaktif Rapid Test 22 Orang

INISUMEDANG.COM-Perkembangan terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang, pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 Pukul 16.00 WIB masih perlu lebih diwaspadai.

“Adapun perkembangan lengkapnya adalah Positif Covid-19 Berdasarkan uji Polymerease Chain Reaction atau SWAB terdapat pasien positif sebanyak 8 orang”. Kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Asep Tatang Sujana, saat siaran pers Selasa (12/5/2020) di Gedung IPP Sumedang.

Dari total 9 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB 1 orang diantaranya telah selesai dan sembuh yaitu pasien dari Kecamatan Darmaraja.

“Dan berdasarkan pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid Test sebanyak 22 orang”. Katanya.

Dimana, Kata Asep Tatang, kategori Reaktif Rapid Test dipilah menjadi ODP dan PDP.

“ODP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test tapi tidak bergejala, sebanyak 12 orang, yaitu ODP yang berasal dari Kecamatan Tomo 1 orang, Kecamatan Surian 4 orang, Kecamatan Buahdua 2 orang, Kecamatan Ujungjaya 3 orang, Kecamatan Pamulihan 1 orang dan Kecamatan Ganeas 1 orang”. Kata Asep.

Sedangkan PDP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test dengan gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu, sebanyak 10 orang.

“pasien yang berasal dari Kecamatan Surian 1 orang, Kecamatan Buahdua 1 orang, Kecamatan Wado 1 orang, Kecamatan Sumedang Selatan 1 orang, Kecamatan Cisitu 1 orang, Kecamatan Situraja 1 orang, Kecamatan Tanjungsari 2 orang, Kecamatan Tanjungmedar 1 0rang dan Cikancung Bandung 1 orang”. Paparnya.

Kata Asep Tatang, Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 59 orang, dimana sebanyak 34 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal.

“Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil rapid test reaktif belum tentu positif terpapar Covid-19, untuk membuktikannya dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction atau SWAB”. Ujarnya.

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien Rapid Test Reaktif jumlahnya dipisahkan dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dengan tujuan agar tidak terjadi duplikasi data.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang dirawat dengan memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia maupun yang tidak bergejala, jumlahnya sebanyak 2 orang.

“Ke 2 orang tersebut berasal dari Kecamatan Cimanggung 1 orang, Kecamatan Jatinunggal 1 orang Sebanyak 49 orang PDP telah dinyatakan selesai, sehingga jumlah total PDP sebanyak 51 orang”. Ucap Asep.

Dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya sebanyak 20 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 910 orang, sehingga jumlah total sebanyak 930 orang.

“Untuk Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun, jumlahnya sebanyak 2.462 orang, jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 1 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 2.461 orang”. Katanya.

Sedanhkan Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya sebanyak 81 orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait