Soal Polemik Pemilihan Ketua Apdesi Sumedang, Ketua Komisi 1 Angkat Bicara

  • Bagikan
Akur

INISUMEDANG.COM – Pemilihan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Sumedang yang rencananya bakal digelar Kamis 20 Januari mendatang yang menulai polemik, mendapat tanggapan dari Ketua Komisi 1 DPRD Sumedang, Asep Kurnia.

Menurut Akur (sapaan akrabnya) polemik penyelenggaraan pemilihan Ketua DPC Apdesi baru atau Musyawarah Daerah (Musda) Apdesi atau apa sebutannya. Pihaknya berharap berjalan dengan lancar dan kondusif, dan tentunya menghasilkan hal-hal positif.

Pihaknya percaya bahwa pemilihan itu memiliki aturan main sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya.

Sehingga siapapun yang bernaung di asosiasi pemerintahan desa seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Sumedang ini bisa melaksanakan apa yang diamanatkan dalam peraturan dan regulasinya.

“Yang terpenting Apdesi itu sendiri bagaimana wujud dari kedaulatannya, kemandirian. Kemudian juga karena latar belakang kesamaan profesi dan fungsi di bidang pemerintahan desa. Kami berharap ini semua bisa benar-benar diwujudkan dalam Musda Apdesi nanti,” ujarnya.

Akur Berharap Siapapun Yang Memimpin Apdesi Bisa Memberikan Pemikiran atau Konseptual, Operasional dan Karya Nyata

Kemudian yang kedua, sambung Asep, DPRD juga berharap bahwa siapapun kelak yang memimpin Apdesi bisa memberikan pemikiran-pemikiran atau konsepsional, operasional, karya nyata untuk memajukan pemerintah desa.

Strateginya misalnya dengan penyampaian pemikiran saran dan gagasan kepada para pemegang kebijakan tertentu di daerah dan DPRD.

“Nah kami sangat menunggu berbagai saran masukan pemikirannya dan gagasan Apdesi itu. Sehingga ketika ada kebijakan terkait dengan peraturan perundang-undangan ini benar-benar bisa berpihak untuk kemajuan pemerintahan desa. Kemudian kedua kami berharap juga Apdesi ini bisa mengembangkan strategi yang bersifat operasional. Lebih mengarah kepada kepentingan nasib kepala desa,” ujarnya.

Akur menambahkan, DPRD tentu akan terus berikhtiar bagaimana kepala desa dan perangkat desa ini memiliki kedudukan keuangan yang memadai. Kepala desa dan perangkat desa juga memiliki advokasi memiliki perlindungan hukum sehingga kemudian tidak gampang dipersoalkan. Atau ketika menghadapi persoalan-persoalan hukum dapat dilindungi dengan bantuan hukum.

“Kemudian yang ketiga bagaimana para kepala desa dan perangkat desa ini bisa mendapat penghargaan yang layak baik pada saat dia bertugas dengan prestasi-prestasi yang ada, serta setelah mereka bertugas. Ya secara langsung tentu ini menyentuh hati para kepala desa dan perangkat desa. Nah dua hal ini yang kita harapkan dari DPRD sehingga siapapun kelak yang terpilih memimpin Apdesi adalah orang yang bisa bersinergi dengan kita semua untuk memperjuangkan pemerintahan dan masyarakat pedesaan,” paparnya.

Sekali lagi, Akur berharap pemilihan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Sumedang masa jabatan 2022-2027 bisa berjalan lancar dan memperjuangkan. Serta memperbaiki kepentingan nasib kepala desa dan perangkat desa.

  • Bagikan