Razia Warung Kopi, Puluhan Botol Miras Kembali Diamankan Satpol PP Sumedang

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Puluhan botol minuman keras (Miras) kembali berhasil disita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, saat merazia tiga Warung Kopi di Jalan Ujung jaya – Cipinangpait, Jumat (12/11/2021).

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Yan Mahal Rizzal, SH., MH mengatakan, razia sendiri dilakukan dalam rangka Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol, serta Perda Kab. Smd Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaran Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggar Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanganan Covid-19.

Dimana dari hasil razia tersebut, sambung Rizzal, berhasil diamankan sebanyak 42 botol miras dengan berbagai merk dari tiga Warung Kopi yang berada di sekitar Jalan Ujungjaya-Cipinangpait.

“Kami berhasil mengamankan 42 botol miras dengan berbagai merk, dari 3 warung kopi, yaitu milik warga berinisial S (65) sebanyak 6 botol,
EIS (45) sebanyak 3 botol dan di warung kopi milik EGS (41) sebanyak 34 botol,” kata Rizaal, Sabtu pagi.

Untuk ke 3 pemilik menjual minuman beralkohol tersebut, kata Rizzal, diperintahkan untuk menghadap ke kantor Satpol PP pada hari Selasa16 November 2021, untuk dimintai keterangan oleh PPNS.

“Para pemilik kami panggil, yang nantinya akan dimintai keterangan oleh PPNS,” ujar Rizzal.

Sebelumnya, sebanyak 867 botol Miras juga disita oleh Sat Narkoba Polres Sumedang dari 17 Toko Miras di Wilayah Sumedang.

“Kami amankan barang bukti ratusan botol minuman keras, dan juga penjualnya,” kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto pada saat konferensi pers di Aula Polres Sumedang, Kamis (11/11/2021) lalu.

Kapolres menuturkan, pengungkapan adanya penjualan minuman keras secara ilegal itu, berdasarkan laporan masyarakat yang selama ini sudah resah dengan bebasnya penjualan minuman itu.

“Tidak hanya orang dewasa, tapi banyak juga remaja dan anak di bawah umur yang beli, warga sudah resah karena efek minuman keras ini tak jarang membuat penggunanya melakukan pembuatan kriminal,” ujar Kapolres.

Berdasarkan laporan masyarakat tersebut, tambah Kapolres, jajaran Sat Narkoba Polres Sumedang bergerak melakukan penggerebekan di sejumlah kios yang diketahui di dalamnya terdapat ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek.

“Minuman keras yang berhasil diamankan selama pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan tanggal 1 November 2021 sebanyak 867 botol miras yang disita dari tujuh belas toko miras diantaranya warung miras,” tegasnya.

Kapolres mengingatkan, bahwa narkotika dan minuman keras bukanlah solusi atas masalah hidup yang anda alami, barang haram ini malah akan menjadi kan masalah hidup anda menjadi lebih berat.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak segan-segan melaporkan jika di wilayahnya terindikasi ada peredaran miras ataupun Narkoba,” tandasnya.

  • Bagikan