Banner Iklan bjb

Ratusan Butir Obat-obatan Tanpa Izin dan Botol Miras Disita Satpol PP Sumedang

Kepala Bidang PPUD Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal (tengah) dan para anggotanya usai melaksanakan kegiatan Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang.

INISUMEDANG.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang berhasil menyita puluhan botol minuman keras (Miras) dan ratusan butir obat-obatan yang diduga obat terlarang dan tanpa izin, Jumat malam 6 Agustus 2022.

Selanjutnya Ratusan obat yang diduga terlarang dan tanpa izin, serta ratusan botol Miras berbagai merk itu disita dari sejumlah depot Jamu dan Kios yang menjual Obat-obatan diduga tanpa izin, di wilayah Kecamatan Sumedang Utara dalam kegiatan Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang.

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumedang Deni Hanafiah. Didampingi Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Yan Mahal Rizzal dan 12 anggota Subdenpom Sumedang.

Selain itu Rizzal menuturkan, jumlah keseluruhan hasil kegiatan penegakan Perda ini, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 72,5 dari 3 depot jamu yang berada di sekitar Kecamatan Sumedang Utara.

Selain miras, sambung Rizzal, pihaknya juga berhasil mengamankan ratusan butir obat yang diduga obat terlarang dan tanpa izin.

“Ada 72,5 botol miras dari 3 depot jamu dan ratusan butir obat-obatan terlarang dan diduga tanpa izin berhasil disita. Seperti Eksimer Sebanyak 200 Butir, Dexstro Sebanyak 400 Butir, Tramadol sebanyak 42 lembar dan rihek sebanyak 45 lembar,” ujar Rizzal.

Untuk miras dan obat-obatan tersebut, lanjut Rizzal, saat ini telah diamankan di kantor Satpol PP Kabupaten Sumedang.

“Para pelaku diduga melanggar pasal 2 Perda Kab. Sumedang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol JO. Pasal 8 Huruf e Perda Kabupaten Sumefang 7 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat”

“Untuk para pemilik atau menjual minuman beralkohol. Diperintahkan untuk menghadap ke kantor Satpol PP pada Senin 08 Agustus 2022, dan akan dimintai keterangan oleh PPNS,” tegasnya.