Prabu Combat Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Atlet Bela Diri di Sumedang

Sumedang – GOR Tadjimalela Sumedang bergemuruh saat legenda tinju Indonesia, Chris John, hadir dalam gelaran Prabu Combat Series 2026, Minggu (21/6/2026).

Kehadiran mantan juara dunia tinju tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para atlet dan masyarakat yang menyaksikan ajang bela diri bergengsi yang mempertemukan puluhan petarung dari berbagai daerah.

Prabu Combat Series 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir. Menurutnya ajang tersebut terus berkembang menjadi kompetisi olahraga bela diri yang semakin profesional dan mampu menarik perhatian atlet dari berbagai wilayah.

“Keikutsertaan 94 petarung dari 11 daerah menunjukkan bahwa Prabu Combat Series telah menjadi magnet bagi atlet bela diri untuk menguji kemampuan, meraih prestasi, sekaligus membangun persaudaraan melalui olahraga,” ujar Dony.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun kedua ini mengalami peningkatan dibandingkan gelaran perdana, baik dari sisi kualitas pertandingan, jumlah peserta, hingga antusiasme masyarakat.

Salah satu peningkatan pada tahun ini adalah hadirnya cabang olahraga Muay Thai yang semakin memperkaya persaingan dalam Prabu Combat Series.

“Muay Thai bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga mengajarkan disiplin, ketangguhan mental, pengendalian diri, serta menghormati lawan. Petarung hebat bukan hanya yang kuat dalam bertarung, tetapi yang mampu mengendalikan dirinya,” kata Dony.

Dony menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang menjadi ruang pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.

“Prabu Combat Series bukan hanya pertandingan, tetapi wadah pembentukan karakter, mental juara, penyaluran bakat, dan menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif. Kehadiran Chris John juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus berkembang,” tegasnya.

Ia berharap gelaran tersebut mampu melahirkan atlet bela diri berprestasi sekaligus menjadikan Sumedang sebagai daerah yang mampu menggelar event olahraga berkualitas dengan daya tarik nasional.

Dony berpesan kepada seluruh petarung agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai bagian dari proses membangun mental juara.

“Kenangan terbesar bukan hanya tentang kemenangan, tetapi bagaimana menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan pantang menyerah,” tandasnya.

Sementara itu, Chris John menyebutkan, jika atlet tidak hanya membutuhkan latihan rutin dan asupan gizi yang baik, tetapi juga membutuhkan pengalaman bertanding untuk meningkatkan kemampuan.

“Tadi saya sempat berbincang dengan Bapak Bupati, bahwa atlet itu tidak hanya butuh berlatih, tidak hanya butuh gizi yang bagus, tetapi juga membutuhkan jam terbang,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada Bupati Sumedang yang terus mendorong terselenggaranya berbagai event olahraga. Menurutnya, kompetisi seperti ini sangat penting untuk mengasah mental dan kemampuan para atlet.

“Acungan jempol untuk Bapak Bupati yang terus mengadakan event-event pertandingan, baik itu olahraga bela diri seperti Muay Thai, tinju, kick boxing maupun cabang olahraga lainnya,” katanya.

Ia berharap dukungan dan pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Sumedang.

“Dengan adanya event seperti ini dan pembinaan langsung dari Bapak Bupati yang luar biasa, mudah-mudahan ke depan akan muncul juara-juara nasional, bahkan juara Asia maupun dunia dari Sumedang,” pungkasnya.