94 Peserta dari Sejumlah Daerah dan Dua Influencer Siap Bertanding Muay Thai Prabu Combat Series 2026 Sumedang

SUMEDANG – Ajang olahraga bela diri (Combat Sport) kembali digelar di Kabupaten Sumedang. Kali ini, pertandingan tidak hanya mempertandingkan cabang boxing, namun juga menghadirkan Muay Thai yang melibatkan lebih banyak teknik pertarungan dengan delapan elemen tubuh.

Ketua Penyelengara Prabu Combat Series Muay Thai 2026, Alfitra Ramdani Munir menyebutkan, sebelumnya kegiatan serupa bekerja sama dengan Pertina yang fokus pada cabang boxing. Namun pada penyelenggaraan kali ini menggandeng cabang Muay Thai karena memiliki karakteristik berbeda.

“Kalau boxing hanya menggunakan tangan dengan aturan tertentu, sedangkan Muay Thai menggunakan delapan elemen tubuh, mulai dari kaki, lutut, siku, dan tangan. Jadi lebih banyak teknik yang dimainkan,” kata Alfitra saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di GOR Tadjimalela, Sabtu, 20 Juni 2026.

Selain pertandingan antar atlet, kata Alfitra, event kali ini juga menghadirkan laga hiburan yang mempertemukan dua influencer.
Salah satunya influencer asal Bandung dengan jumlah pengikut mencapai jutaan di media sosial, yang dikenal melalui konten bersama kelompoknya. Ia akan menghadapi influencer asal Sumedang dengan ratusan ribu pengikut di Instagram.

Dari sisi peserta, sambung Alfitra, antusiasme terlihat meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini tercatat sebanyak 94 peserta ambil bagian dalam pertandingan yang diikuti atlet dari berbagai daerah.

“Untuk pesertanya datang dari sejumlah wilayah seperti Sumedang, Bekasi, Karawang, Jakarta, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Garut, Subang, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, hingga Bogor,” ungkapnya.

Sementara untuk kategori putri, kata Alfitra, terdapat sekitar empat pertandingan dengan total delapan peserta yang akan bertanding.

“Untuk pertandingan sendiri akan digelar pada Minggu, 21 Juni, mulai pukul 07.00 WIB hingga malam hari,” ucapnya.

Alfitra berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para atlet Combat Sport di Sumedang untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Sehingga, diharapkan juga Sumedang memiliki lebih banyak ruang kompetisi bagi para atlet bela diri agar mampu berkembang dan berprestasi.

“Harapannya tentu ingin mewadahi Combat Sport di Sumedang. Karena Combat Sport bukan hanya boxing atau tinju, tetapi juga ada silat, karate, dan cabang bela diri lainnya. Kita ingin menaungi para atlet karena saat ini mereka masih membutuhkan ruang untuk menambah jam terbang,” tandasnya.