PPKM Darurat, Tempat Ibadah Dipantau Ketat Forkopimcam

  • Bagikan

CIMANGGUNG – Dalam rangka menegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Darurat atau Operasi Penerapan Sanksi Admnistrasi Perbup Nomor 5 Tahun 2021 dan Intruksi Mendagri, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cimanggung Kabupaten Sumedang meninjau rumah ibadah, masjid di wilayah Desa Sindangpakuon Kecamatan Cimanggung, Selasa (6/7).

Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis bersama Camat Cimanggung Dik dik Syeh Rijki dan Danramil Cimanggung terjun langsung mengimbau warga tidak melakukan ibadah di masjid untuk sementara waktu. Termasuk tidak menggelar shalat Idul Adha sampai PPKM Darurat selesai.

“Kegiatan ini dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 yang kasusnya di Sumedang sangat tinggi. Kemudian penerapan PPKM ini sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo,” terang Herdis, di Masjid PLN Dusun Ciburaleng Desa Sindangpakuon Kecamatan Cimanggung.

Kapolsek menambahkan, karena lokasi masjid PLN berada di pinggir jalan nasional, sehingga
Forkopimcam menutup sementara masjid PLN Ciburaleng untuk tidak dulu digunakan aktivitas.

“Kami mengimbau untuk sementara waktu warga beribadah di rumah saja demi mencegah penularan Covid-19 dalam PPKM Darurat,” tutur Herdis yang juga didampingi Kepala Desa Mangun Arga, H. Pepen.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai menerapkan PPKM Darurat sejak Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa, 20 Juli 2021 mendatang.

“Kebijakan ini diumumkan pak Presiden Joko Widodo melalui siaran live YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021) lalu, sehingga kami sebagai pemimpin di wilayah memiliki tugas untuk memantau keberlangsungan PPKM,” katanya.

  • Bagikan