Petugas Kesehatan Terpapar Covid-19, Sejumlah Puskesmas di Sumedang Disterilkan

  • Bagikan
puskesmas disterilkan

INISUMEDANG.COMDinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) mengaku sedang melakukan sterilisasi beberapa Puskesmas di Kabupaten Sumedang.

Upaya sterilisasi tersebut dilakukan, sebagai upaya melindungi Masyarakat dari kemungkinan terpapar Covid-19.

Pasalnya, sejumlah petugas di Pasilitas Pelayanan Kesehatan (Paykes) atau Puskesmas di Sumedang terpapar Covid-19.

“Bukan ditutup, tapi disterilkan karena sejumlah petugasnya terpapar. Besok juga sudah buka lagi supaya setiap ruangan steril lagi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (5/7/2021).

Penutupan sementara layanan kesehatan di Puskesmas itu, sambung Dadang, yaitu demi melindungi masyarakat dari kemungkinan terpaparnya Covid-19.

Seperti di Puskesmas Situ Kelurahan tepatnya di Jalan Angkrek, kata Dadang, ada sekitar 13 tenaga kesehatan dan yang terpapar Covid-19.

Meski demikian, kata Dadang, walaupun situasi dan kondisi seperti ini pelayanan kesehatan tetap dimaksimalkan untuk menjadi tempat transit. Karena Puskesmas tidak dipersiapkan untuk penanganan Covid-19, sehingga ada potensi-potensi penularan.

“Untuk itu, setelah pasien di Puskesmas itu pulang atau ke Rumah Sakit maka kita harus lakukan sterilisasi disinfektan sehingga petugasnya aman, dan itu perlu waktu,” ujarnya.

Dadang juga mengaku, saat ini ada sekitar 32 nakes di Puskesmas yang sedang melakukan isolasi mandiri. Bahkan salah satunya dirawat di RSUD Sumedang.

“Satu orang yang dirawat itu, kondisinya gejala sedang. Mudah-mudahan cepat sembuh. Sehingga bisa bertugas lagi melayani masyarakat,” kata Dadang.

Dadang berpesan, agar masyarakat senantiasa mentaati peraturan Pemerintah dalam menerapkan Protokol Kesehatan, karena keberhasilan menekan angka penyebaran Covid-19 butuh kerjasama semua pihak termasuk Masyarakat.

“Kami himbau masyarakat dapat menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan serta membatasi mobilitas, terlebih dalam penerapan PPKM Darurat sekarang ini,” tandasnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan terlihat di salah satu Gedung Puskesmas Situ yang berlokasi di Jalan Angkrek. Tampak kondisi gedung Puskesmas yang masih baru ini sepi lantaran tidak ada aktifitas pelayanan. Bahkan semua pintu juga terkunci rapat dan dipasangi pemberitahuan yang menandakan bahwa Puskesmas ditutup sementara.

  • Bagikan