Berita  

Pastikan Keamanan Instalasi dan Edukasi Pelanggan, PLN UP3 Sumedang Gelar Pemeriksaan Gabungan

SUMEDANG, 07 Oktober 2026 – Sebagai wujud tanggung jawab dan komitmen berkelanjutan dalam menjaga keandalan pasokan serta keselamatan ketenagalistrikan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar kegiatan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Gabungan. Kegiatan lapangan ini dipimpin dan diawasi langsung oleh Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungsari, Imam Munandar, menyasar persil pelanggan di sejumlah titik strategis wilayah Tanjungsari dan sekitarnya.

Kegiatan P2TL gabungan ini difokuskan untuk memeriksa dan memastikan seluruh instalasi ketenagalistrikan milik PLN yang berada di persil pelanggan, mulai dari Sambungan Tenaga Listrik (STL), Alat Pembatas dan Pengukur (APP/kWh meter), hingga segel pengaman, berada dalam kondisi prima, standar dan aman dari potensi bahaya kelistrikan.

Selain pemeriksaan teknis, momentum ini juga dimanfaatkan petugas untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan (K2) serta pemeliharaan instalasi milik pelanggan (Instalasi Milik Langganan/IML) secara berkala.

Manager PLN UP3 Sumedang, Dian Widiana Kuswara, menyampaikan bahwa kegiatan P2TL gabungan bukan semata-mata penertiban pemakaian daya, melainkan langkah preventif guna melindungi pelanggan dari bahaya kebakaran atau kecelakaan akibat korsleting listrik.

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Melalui kegiatan P2TL gabungan yang dikawal langsung oleh jajaran manajemen di tingkat ULP, kami ingin memastikan seluruh infrastruktur meter dan sambungan PLN berfungsi akurat dan aman. Sekaligus, kami terus mengedukasi warga bahwa instalasi di dalam rumah yang menjadi tanggung jawab pelanggan juga wajib diperiksa secara berkala oleh Lembaga Inspeksi Teknis (LIT) atau instalatir resmi berizin demi menghindari potensi bahaya,” tegas Dian.

Dukungan serupa ditekankan oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin. Menurutnya, sinergi pengawasan lapangan dan edukasi publik merupakan pilar penting dalam mewujudkan budaya ketenagalistrikan yang aman dan tertib di seluruh Jawa Barat.

“PLN berkomitmen memberikan pelayanan listrik yang andal dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat. PLN juga terus mendorong pelaksanaan P2TL secara profesional, transparan, dan edukatif agar pelanggan semakin memahami pentingnya menggunakan listrik secara legal, aman, dan bertanggung jawab. Keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga legalitas pemakaian daya serta merawat instalasi mandiri sangat krusial. Listrik yang digunakan secara tertib dan sesuai standar tidak hanya menjamin pasokan yang stabil, tetapi juga melindungi aset berharga dan jiwa keluarga di rumah,” ungkap Joharifin.

PLN turut mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk berbagai kebutuhan layanan, mulai dari pelaporan gangguan, pengaduan kelainan kWh meter, hingga permohonan pasang baru, tambah daya, secara cepat, transparan, dan resmi tanpa melalui perantara.