MUSRENBANG : PIK Kecamatan Rancakalong Rp.668 Juta Fokus pada Rutilahu dan Penanganan Stunting

  • Bagikan
Forum Diskusi di Pimpin oleh Fasilitator Musrenbang Kecamatan Dede Suarni

INISUMEDANG.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Rancakalong digelar pada Kamis (6/2/2020) di Aula Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong. Hadir pada acara tersebut DPRD Dapil 6 dan Bappppeda sebagai narasumber, forkomipincam, tokoh masyarakat dan delegasi dari desa, dengan jumlah peserta sebanyak 137 orang.

Bertindak sebagai Fasilitator musrenbang Dede Suarni anggota Forum Delegasi Musrenbang (FDM) Kecamatan Rancakalong yang memimpin diskusi tentang usulan yang akan didanai oleh PIK, PI SKPD, usulan untuk Provinsi dan Pusat.

Pada perencanaan pembangunan tahun 2021 Kecamatan Rancakalong menurut Bappppeda harus disesuaikan dengan perjanjian kinerja yang sasaran strategisnya pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah.

Untuk sasaran strategis Peningkatan kualiatas pelayanan masyarakat dengan indikator kinerja yaitu, indeks kepuasan masyarakat sebesar 84.84 poin. Untuk jumlah Rumah Tangga Miskin desil 1-2 sebanyak 1.256 KK, ketercapaian PB sebear 100 persen dan cakupan desa yang melaksanakan Siskudes dengan kategori optimal sebesar 100 persen serta cakupan penanggulangan bencana sebesar 100 persen.

Sedangkan untuk sasaran strategis peningkatan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah dengan indikatornya ialah nilai SAKIP perangkat daerah dengan target 61 atau kategori B, untuk tingkat penyerapan anggaran sebesar 98 persen, dengan jumlah inovasi kecamatan sebanyak 1 buah dan indeks reformasi birokrasi sebanyak 70 poin.

Untuk mencapai target tersebut diatas Kecamatan Rancakalong diberikan pagu sebesar Rp. 1.771.000.000. Pagu tersebut dibagi dua yaitu Pagu Indikatif Kewilayahan sebesar Rp. 668.000.000 dan Pagu Indikatif SKPD Kecamatan sebesar Rp. 1.103.000. untuk PIK difokuskan kepada kegiatan insfrastruktur sebesar 50 persen dan kegiatan bidang lainnya sebesar 50 persen. Sedangkan PIK Kecamatan Rancakalong fokus pada Rutilahu dan Penanganan Stunting. Karena Stunting di Kecamatan Rancakalong hampir semua desa dengan kategori resiko sangat tinggi, dan dua desa dengan kategori resiko tinggi.**

  • Bagikan