MUSRENBANG : PIK Kecamatan Conggeang Fokus Pada Rutilahu dan Penanggulangan Stunting

  • Bagikan
Proses Musrenbang Kecamatan Conggeang

INISUMEDANG.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Conggeang dilaksanakan pada Selasa (4/2/2020) di Aula Kecamatan. Hadir pada kegiatan tersebut DPRD Dapil 3, forkopincam, tokoh masyarakat dan delegasi dari desa. Untuk Narasumber dari DPRD dan Bappppeda, sedangkan Fasilitator Wibowo dari Forum Delegasi Musrenbang Kecamatan Conggeang.

Untuk rencana pembangunan tahun 2021 disesuaikan dengan perjanjian kinerja dengan sasaran strategisnya pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah.

Pada sasaran strategis Peningkatan kualiatas pelayanan masyarakat dengan indikator kinerja yaitu, indeks kepuasan masyarakat sebesar 84,61 poin. Untuk jumlah Rumah Tangga Miskin desil 1-2 sebanyak 522 KK, ketercapaian PB sebear 100 persen dan cakupan desa yang melaksanakan Siskudes dengan kategori optimal sebesar 100 persen serta cakupan penanggulangan bencana sebesar 100 persen.

Untuk sasaran strategis peningkatan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah dengan indikatornya ialah nilai SAKIP perangkat daerah dengan target 65 atau kategori B, untuk tingkat penyerapan anggaran sebesar 98 persen, dengan jumlah inovasi kecamatan sebanyak 1 buah dan indeks reformasi birokrasi sebanyak 70 poin.

Untuk mencapai target tersebut diatas Kecamatan Conggeang diberikan pagu sebesar Rp. 1.741.000.000. Pagu tersebur dibagi dua yaitu Pagu Indikatif Kewilayahan sebesar Rp. 538.000.000 dan Pagu Indikatif SKPD Kecamatan sebesar Rp. 1.203.000.000. untuk PIK difokuskan kepada kegiatan insfrastruktur sebesar 50 persen dan kegiatan bidang lainnya sebesar 50 persen. Sedangkan PIK sendiri Conggeang di fokuskan pada Rehabilitasi Rutilahu dan Percepatan Perbaikan Gizi untuk Penanggulangan Stunting.

Pembangunan tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Sumedang akan fokus kepada pemerataan pelayanan pendidikan dan kesehatan, penguatan insfrastruktur untuk menunjang perekonomian, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, percepatan penanggulangan kemiskinan, pengembangan ekonomi yang inklusif, peningkatan pelaksanaan nilai-nilai keagamaan dan peningkaan pengelolaan lingkungan hidup.**

  • Bagikan