oleh

MUSRENBANG : PIK Cimanggung Rp.642 Juta Fokus Pada Pengembangan Wisata dan UMKM

INISUMEDANG.COM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cimanggung dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021 dilaksanakan pada Selasa (4/2/2020) di Aula Desa Sindang Pakuwon Cimanggung  dengan narasumber DPRD dan Bappppeda. Di Hadiri oleh peserta sebanyak 75 peserta dari tokoh masyarakat, delegasi dari desa dan tamu undangan lainnya. Sebagai fasilitator Kokom Komariah dari FDM Kecamatan Cimanggung.

Perencanaan untuk Kecamatan Cimanggung disesuaikan dengan perjanjian kinerja, sasaran strategisnya yaitu pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah.

Pada sasaran strategis Peningkatan kualiatas pelayanan masyarakat dengan indikator kinerja yaitu, indeks kepuasan masyarakat sebesar 84,01 poin. Untuk jumlah Rumah Tangga Miskin desil 1-2 sebanyak 3.054 KK, ketercapaian PB sebear 100 persen dan cakupan desa yang melaksanakan Siskudes dengan kategori optimal sebesar 100 persen serta cakupan penanggulangan bencana sebesar 100 persen.

Untuk sasaran strategis peningkatan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah dengan indikatornya ialah nilai SAKIP perangkat daerah dengan target 72 atau kategori B, untuk tingkat penyerapan anggaran sebesar 98 persen, dengan jumlah inovasi kecamatan sebanyak 1 buah dan indeks reformasi birokrasi sebanyak 70 poin.

Untuk mencapai target tersebut diatas Kecamatan Cimanggung diberikan pagu sebesar Rp. 1.880.000.000. Pagu tersebut dibagi dua yaitu Pagu Indikatif Kewilayahan sebesar Rp. 642.000.000 dan Pagu Indikatif SKPD Kecamatan sebesar Rp. 1.238.000.000. untuk PIK difokuskan kepada kegiatan insfrastruktur sebesar 50 persen dan kegiatan bidang lainnya sebesar 50 persen. Sedangkan PIK Cimanggung fokus pada Insfrastruktur Jalan, Penanggulangan stunting serta Pembinaan Bumdes dan Persampahan.

Untuk resiko stunting yang sangat tinggi ada di Desa Sukadana, Cihanjuang, Tegal Manggung dan Cikahuripan. Sedangkan untuk Desa Sawahdadap, Sindang Galih, Pasir Nanjung, Sindulang dengan resiko sedang. Untuk resiko rendah ada di dua desa yaitu Desa mangung Arga dan desa Sindangpakuon. Dan Desa Cimanggung dengan resiko sangat rendah.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait