oleh

MUSRENBANG : Pagu Kecamatan Pamulihan Rp. 669 Juta Fokus Pada Insfratruktur Jalan dan Bidang Kesehatan

INISUMEDANG.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pamulihan dilaksanakan pada Kamis (6/2/2020) di Aula Kecamatan Pamulihan. Hadir pada kegiatan tersebut DPRD sebagai narasumber dan Bappppeda, forkomipincam, tokoh masyarakat dan delegasi dari desa dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang lebih.

Forum diskusi dimpin oleh Ari Arifin sebagai Fasilitator musrenbang yang juga sebagai Koordinator Forum Delegasi Musrenbang (FDM) Kabupaten Sumedang. Pada perencanaan pembangunan tahun 2021 Kecamatan Pamulihan disesuaikan dengan perjanjian kinerja dengan sasaran strategisnya pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah.

Untuk sasaran strategis Peningkatan kualiatas pelayanan masyarakat dengan indikator kinerja yaitu, indeks kepuasan masyarakat sebear 81.31 poin. Untuk jumlah Rumah Tangga Miskin desil 1-2 sebanyak 2.602 KK, ketercapaian PB sebear 100 persen dan cakupan desa yang melaksanakan Siskudes dengan kategori optimal sebesar 100 persen serta cakupan penanggulangan bencana sebesar 100 persen.

Sedangkan untuk sasaran strategis peningkatan kapasitas dan kapabilitas internal perangkat daerah dengan indikatornya ialah nilai SAKIP perangkat daerah dengan target 61 atau kategori B, untuk tingkat penyerapan anggaran sebesar 98 persen, dengan jumlah inovasi kecamatan sebanyak 1 buah dan indeks reformasi birokrasi sebanyak 70 poin.

Untuk mencapai target tersebut diatas Kecamatan Pamulihan diberikan pagu sebesar Rp. 1.849.000.000. Pagu tersebut dibagi dua yaitu Pagu Indikatif Kewilayahan sebesar Rp. 669.000.000 dan Pagu Indikatif SKPD Kecamatan sebesar Rp. 1.180.000.000. untuk PIK difokuskan kepada kegiatan insfrastruktur sebesar 50 persen dan kegiatan bidang lainnya sebesar 50 persen. Sedangkan PIK Kecamatan Pamulihan fokus pada Insfrastruktur Jalan dan Bidang Kesehatan.

Untuk masalah stunting hampir semua desa di Kecamatan Pamulihan dengan kategori resiko sangat tinggi, yaitu di desa Cinangerang, Cimarias, Sukawangi, Pamulihan, Citali, Cijeruk, Cilembu, Cigendel. Dan dua desa dengan resiko stunting tinggi yaitu Desa Ciptasari dan Mekarbakti, sedangkan Desa Haurngombong dengan kategori Stunting resiko rendah.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait