Kian Melandai, 21 Kecamatan di Sumedang Tercatat Nol Kasus Covid-19

  • Bagikan
Iwa Kuswaeri Kadis Kominfosanditik
Dr. Iwa Kuswaeri Kadis Kominfosanditik Sumedang

INISUMEDANG.COM – Kasus harian Covid-19 di Kabupaten Sumedang terus melandai setiap harinya. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19, sebanyak 21 Kecamatan di Kabupaten Sumedang tercatat Nol kasus konfirmasi Covid-19.

Adapun ke 21 kecamatan yang dinyatakan nol kasus Covid-19 berdasarkan pres rilis yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Kab. Sumedang pada Sabtu 25 September 2021. Yaitu Kecamatan Cibugeul, Cimanggung, Cimalaka, Cisarua, Cisitu, Conggeang, Jatigede, Jatinangor, Jatinunggal, Pamulihan, Paseh, Rancakalong, Situraja, Sukasari, Surian, Tanjungmedar, Tanjungsari, Ganeas, Darmaraja, Ujungjaya dan Kecamatan Wado.

Sedangkan 5 kecamatan lainnya, tercatat masih terdapat kasus harian, seperti Kecamatan Bauhdua 1 kasus, Sumedang Selatan 4 kasus, Sumedang Utara 3 kasus dan Tanjungkerta serta Kecamatan Tomo, masing-masing 1 kasus.

Ketua Bidang Komunikasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang mengatakan, membenarkan jika kasus harian Covid-19 di Sumedang kian hari terus melandai.

Hal tersebut, sambung Iwa, bisa dilihat dari 21 Kecamatan yang Nol kasus hingga 10 Oktober 2021.

“Alhamdulillah, berdasarkan pengelohan data harian Satgas Covid-19, saat ini kasus Covid-19 di Sumedang terus melandai. Hal itu, bisa dilihat dari 21 kecamatan yang hari ini dinyatakan Nol kasus,” tutur Iwa yang disampaikan melalui siaran Pers Satgas Penanganan Covid-19, Minggu (10/10/2021) kemarin.

Lebih lanjut Iwa mengatakan, pada hari ini juga tidak ada penambahan kasus harian di Kabupaten Sumedang. Namun, ada 10 orang masih terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian 1 orang dirawat di RSUD Sumedang, sedangkan 9 orang menjalani isolasi mandiri.

“Jumlah total kasus di Sumedang mencapai 8.906 orang, dimana 8.581 dinyatakan sembuh dengan persentase kesembuhan mencapai 96,34 persen. Sedangkan 316 meninggal dunia, dan untuk tingkat keterisian bad (BOR) pasien Covid-19 di Sumedang hanya diangka 1,75 persen,” ujar Iwa.

Meskipun kasus Covid-19 di Sumedang kian melandai, Iwa berharap, agar masyarakat tidak abai terhadap penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Tetapi harus terus lebih ditingkatkan lagi disipilin akan Perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS).

“Kami mengingatkan kita untuk selalu disiplin dalam
penerapan Prokes dengan melaksanakan 5 M (Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas),” tutur Iwa.

  • Bagikan