Banner Iklan bjb

Kepala UPTD Laboratorium PUTR Sumedang, Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Proyek Senilai 4 Miliar

Gedung Kejaksaan Negeri Sumedang
Gedung Kejaksaan Negeri Sumedang

INISUMEDANG.COM – Perkara tindak pidana korupsi proyek jalan Keboncau-Kudangwangi di Wilayah Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang senilai Rp4 milyar lebih, hingga kini terus dikembangkan oleh Kejaksaan Negeri Sumedang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun IniSumedang.Com bahwa pada hari Kamis 14 April 2022 lalu. Pihak Kejaksaan Negeri Sumedang telah memanggil Ketua Pokja Budi Rahayu sebagai saksi untuk dimintai keterangan korupsi proyek jalan Keboncau-Kudangwangi.

Berdasarkan informasi, Budi Rahayu sendiri pada tahun 2019 lalu merupakan ketua Pokja dalam Proyek Jalan Keboncau-Kudangwangi dan kini telah menduduki jabatan sebagai Kepala UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi pada Dinas PUTR Kabupaten Sumedang.

Dimintai tanggapannya akan pemanggilan tersebut. Kepala UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi pada Dinas PUTR Kabupaten Sumedang, Budi Rahayu mengatakan. Bahwa dirinya tidak bisa memberikan komentar apapun atas pemanggilan yang telah di lakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sumedang.

“Saya tidak bisa memberikan komentar apapun soal proyek jalan Keboncau-Kudangwangi. Saya No Comen,” kata Budi kepada IniSumedang.com Kamis 21 April 2022 melalui telepon.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumedang telah menetapkan dua tersangka atas proyek pengerjaan jalan Keboncau – Kudangwangi berinisial AD sebagai PPK dan HH sebagai pihak ketiga dan saat ini, dua tersangka tersebut telah mendekam di Lapas Sumedang.