Kapolres kukuhkan Subsektor Sukasari Menjadi Polsek Sukasari

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Polsek diwilayah Kabupaten Sumedang asalnya ada 25 polsek sekarang bertambah satu Polsek menjadi 26 Polsek di 26 Kecamatan yang berada di wilayah hukum Polres Sumedang.

Polsek ke 26 tersebut asalnya Sub Sektor Sukasari yang semula masih menginduk ke Polsek Tanjungsari, kini sudah menjadi Polsek Sukasari.

“Dengan sendirinya tanggung jawab wilayah Sukasari ada pada Kapolseknya, kalau dulu masih tanggung jawab polsek tanjungsari”. Ujar Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo, Senin (12 /4/21).

Menurut Kapolres, pihaknya merasa berbangga hati, karena pada saat ini diwilayah Kecamatan Sukasari telah terbentuk Polsek Sukasari.

“Semua  ini  berkat  dukungan  dan  usaha  yang  telah kita lakukan, juga berkat do’a-do’a kita semua sehingga dengan telah terbentuknya polsek seluruh pelayanan polri kepada   masyarakat   dapat  dilakukan  di Polsek Sukasari  diantaranya pelayanan penerbitan skck, pelayanan ijin keramaian umum, laporan kehilangan, penerimaan laporan pengaduan masyarakat, hal ini dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak lagi harus ke Polsek Tanjungsari”. Terang Kapolres.

Kapolres mengatakan, dengan dikukuhkannya Polsek Sukasari Polres Sumedang, pada hakekatnya adalah elemen tak terpisahkan dari pemerintah daerah dan masyarkat, sehingga harus bersinergi dalam mengelola dan memelihara stabilitas kamtibmas khususnya diwilayah Kecamatan Sukasari, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

Masih menurut Kapolres, pengukuhan Polsek Sukasari ini merupakan salah satu pengejawantahan dari 16 program prioritas kapolri, yakni penataan kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi, pemantapan kinerja pemeliharaan kamtibmas, peningkatan kinerja penegakan hukum, dan pemantapan dukungan polri dalam penanganan covid-19.

“Kemudian Prioritas Kapolri tersebut yaitu pemulihan ekonomi nasional, menjamin keamanan program prioritas nasional, penguatan penanganan konflik sosial, peningkatan kualitas pelayanan publik polri dan pemantapan komunikasi publik”. Jelas Kapolres.

Kata Kapolres, jika ke16 program prioritas kapolri ini dapat berjalan baik, diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal yaitu polri yang prediktif, responsif, dan transparansi berkeadilan, serta polri yang menjadi elemen penting bangsa untuk menjaga berdiri tegaknya demokrasi menuju indonesia yang maju.

“Dalam program 100 hari kerja pertama kapolri, diharapkan program-program prioritas ini dapat segera terwujud. adapun beberapa langkah nyata yang harus dilakukan oleh organisasi polsek dalam mewujudkan program prioritas kapolri diantaranya, tingkatkan sinergitas TNI-POLRI dan aparatur pemerintahan lainnya melalui kegiatan bersama sampai pada level kecamatan, minimalisir komplain masyarakat terkait pelayanan kepolisian, segera persiapkan sarana dan prasarana bagi masyarakat kelompok rentan dan berkebutuhan khusus di tingkat polsek, dan transformasikan polsek sebagai basis resolusi harus sudah berjalan dan realisasikan bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver”. Katanya.

Selain itu kata Kapolres, harus menerapkan restoratif justice sebagai bentuk penyelesaian perkara untuk menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan, kemudian percepat penyelesaian penanganan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik, dan tingkatkan dan kembangkan program kampung tohaga untuk penanganan penyebaran covid 19 di kecamatan sukasari khususnya, serta lakukan pendampingan pada setiap program permerintah daerah terkait pemulihan ekonomi nasional.

  • Bagikan