Jelang Libur Nataru, Sumedang Bakal Kembali Berlakukan Pengetatan dan Pembatasan

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang memastikan akan kembali memberlakukan pengetatan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Kepastian itu disampaikan oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan seusai Pembukaan MTQ ke 47 yang dilaksanakan di Gedung Negara, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, pengetatan itu dilakukan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang dituangkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dimana pada tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022, akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Sesuai intruksi pusat, kita sama mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022, akan melaksanakan (PPKM) Level 3. Ada beberapa pengetatan, pembatasan dan pelarangan, agar orang tidak banyak beraktivitas,” ujar Bupati Dony.

Selain itu, kata Dony, ada juga pelarangan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh cuti pada libur Nataru.

“Ada pembatasan sejumlah kegiatan, seperti pembatasan aktivitas seni, Budaya, Olahraga termasuk Ibadah,” kata Dony.

Lebih lanjut Dony menuturkan, saat ini Pemda Sumedang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah berupaya melakukan freventif yaitu kembali diadakannya operasi yustisi Penegakan hukum dan Pendisiplinan (Gakkumlin) protokol kesehatan.

“Nanti akan ada razia lagi terhadap masyarakat yang tidak menjalankan Prokes dengan baik. Sebagai upaya antisipasi,” tuturnya.

Dony menambahkan, antisipasi ini harus ditekankan dalam rangka melakukan pencegahan, terlebih nanti pada libur Nataru.

“Cegah secara maksimal, sebelum masuk akan lebih banyak lagi menyebarnya. Itu menjadi konsep kami berpikir dalam menekan penyebaran Covid-19, yaitu dari hulu nya. Yaitu dengan sosialisasi yang masif, sehingga ada aware atau kesadaran dari masyarakat untuk menjaga pentingnya diri kita, dengan Prokes yang baik,” tegasnya.

  • Bagikan