Banner Iklan bjb

Fasilitasi Adminduk Penyandang Disabilitas, Disdukcapil Sumedang Gelar Pelayanan di SLB

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memberikan dokumen kependudukan kepada salah seorang penyandang disabilitas di SLB Cimalaka Sumedang.

INISUMEDANG.COM – Untuk memfasilitasi para penyandang disabilitas memiliki dokumen kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang menggelar Gebyar Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) bagi Penyandang Disabilitas di SLB Cimalaka, Rabu 18 Mei 2022.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka program Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/kota di Indonesia.

Hadir pada kegiatan tersebut. Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir yang secara simbolis memberikan langsung dokumen adminduk kepada salah seorang penyandang disabilitas.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumedang Budi Rahman mengatakan. Pihaknya bersama SLB se-kabupaten Sumedang melakukan kerjasama untuk melakukan gerakan bersama bagi penyandang disabilitas. Untuk melakukan pendataan, perekaman, dan penerbitan Dokumen Kependudukan yaitu (KTP – el, KK, dan AKTA Kelahiran).

“Kegiatan merupakan suatu program dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri yang dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. Dan untuk di Kabupaten Sumedang sendiri dilaksanakan di SLB Cimalaka,” kata Budi kepada wartawan.

Adapun untuk kegiatan hari ini, sambung Budi. Sebanyak 334 orang penyandang disabilitas melakukan dokumen Administrasi kependudukan, yang mana kegiatannya akan dilaksanakan selama 2 Hari.

“Alhamdulillah, tadi pa Bupati Sumedang hadir dan secara simbolis memberikan dokumen administrasi kependudukan yang sudah jadi ke penyandang disabilitas,” ujar Budi.

Budi menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan kemudahan pelayanan yang berkualitas terkait proses penerbitan dokumen kependudukan kepada penyandang disabilitas.

“Dengan KTP-el penyandang disabilitas secara otomatis sudah resmi menjadi warga negara,” kata Budi menegaskan.