Banner Iklan bjb

Berawal dari Jualan Tahu Keliling, Pria Asal Cibeusi Sumedang Ini, Sekarang Punya Pabrik Sendiri

TUNJUKKAN: Beben Belamudin saat menunjukan produksi tahunya di pabrik yang beralamat di Dusun Bojong Ereun RT 01 RW 10 Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor. (Foto: Iman Nurman).

INISUMEDANG.COM – Awalnya tak ada yang menyangka jika Beben Belamudin warga Dusun Bojong Ereun RT 01 RW 10 Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor ini menjadi pengusaha tahu kuning. Sebab, sehari-hari dia hanya jualan sayuran dan tahu di Pasar Dangder Rancaekek Kabupaten Bandung.

Sempat jadi kuli di pabrik Tahu Cibuntu Bandung selama dua tahun, Beben memiliki keinginan untuk membuka pabrik tahu sendiri. Meskipun dia tak memiliki modal untuk membuka usaha pabrik tahunya. Terpaksa, dia menjual motor vespa tua satu satunya miliknya dengan harga Rp400 ribu dan uang tabungan selama berjualan sayuran dan tahu keliling di pasar.

Beben mengontrak sebuah rumah di sekitaran Desa Sayang Kecamatan Jatinangor untuk membuka pabrik tahu. 

“Awalnya jualan sayuran, tahu keliling pake roda. Kemudian saya jenuh, gimana caranya buka pabrik tahu. Karena punya ilmu membuat tahu, saya memberanikan diri membuka pabrik tahu meskipun ngontrak,” katanya Minggu (22/5/2022).

Dengan modal Rp1 juta, dia menyewa kontrakan dan membeli peralatan pabrik tahu sederhana. Selama enam bulan ngontrak saat itu, hanya 10 kilogram kedelai yang diproduksi. Lambat laun, karena sudah memiliki pelanggan, pabriknya mampu memproduksi 2 kuintal kedelai per hari. Modal ketekunan dan pengalaman dibidang bisnis tahu, dia terus memperbaiki kualitas tahunya dan terus mengevaluasi hasil kinerja karyawan.