INISUMEDANG.COM – Keputusan mengejutkan datang dari AS Roma yang resmi mengakhiri peran Claudio Ranieri di tengah konflik internal klub.
AS Roma resmi mengakhiri peran Claudio Ranieri sebagai Senior Advisor klub. Keputusan ini menjadi sinyal kuat perubahan arah manajemen klub berjuluk Serigala Ibu Kota.
Langkah tersebut sekaligus menandai berakhirnya kebersamaan Ranieri dengan Roma dalam struktur internal klub.
Konflik dengan Gasperini Jadi Pemicu
Sebelumnya, hubungan Ranieri dengan pelatih baru Roma, Gian Piero Gasperini, dikabarkan tidak berjalan harmonis.
Keduanya sempat bersitegang akibat perbedaan pandangan terkait kebijakan transfer pemain. Perbedaan visi tersebut akhirnya berdampak langsung pada posisi Ranieri di dalam klub.
Roma Fokus ke Proyek Baru
Mengutip laporan jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, manajemen Roma tetap memberikan apresiasi terhadap kontribusi Ranieri.
Namun demikian, klub kini memilih untuk sepenuhnya fokus pada proyek baru di bawah arahan Gasperini.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Roma dalam melakukan pembaruan struktur dan arah permainan tim.
Baca juga:
👉 https://inisumedang.com/kenapa-inter-milan-lebih-unggul/
👉 https://inisumedang.com/inter-milan-semakin-dekat-juara-serie-a-2026/
Gasperini Jadi Tumpuan Masa Depan
AS Roma menegaskan keyakinannya terhadap visi dan filosofi yang dibawa Gasperini.
Pelatih asal Italia tersebut diharapkan mampu:
- meningkatkan daya saing tim
- membentuk identitas permainan baru
- membawa Roma bersaing di level domestik dan Eropa
Keputusan ini menunjukkan bahwa Roma siap mengambil langkah tegas demi membangun fondasi jangka panjang.
Dengan berakhirnya era Ranieri, AS Roma kini memasuki fase baru yang sepenuhnya berada di bawah kendali Gasperini sebuah langkah berani yang akan sangat menentukan masa depan klub.
⚠️ DISCLAIMER
Artikel ini disusun berdasarkan laporan media dan sumber terpercaya. Perkembangan situasi internal klub dapat berubah sesuai kebijakan resmi.






