Aliansi Buruh Sumedang Menggugat Minta Gajih Naik Tahun Depan

  • Bagikan
Aliansi Buruh Sumedang

SUMEDANG – Sejumlah buruh yang mengatasnamakan Aliansi Buruh Sumedang Menggugat (ABSM) mendatangi kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang dalam rangka menuntut rencana kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Tahun 2022, Rabu (29/9/21) di Kantor BPS Sumedang Lingkungan Karapyak RT 04 RW 09 Kel. Situ Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang.

Upaya menjaga situasi kamtibmas, Polres Sumedang melakukan pengamanan audiensi Organisasi Buruh yang tergabung dalam ABSM (Aliansi Buruh Sumedang Menggugat).

“Audiensi ini merupakan perwakilan Pengurus Organisasi Serikat Pekerja/ Serikat Buruh Kab. Sumedang berjumlah kurang lebih 70  orang   diterima oleh Kepala BPS Kab. Sumedang Sdr. Ir. Yayan Eka Tavipian MT., didampingi Kadisnakertrans Kab. Sumedang Drs. Asep Sudrajat,” kata Kasat Intel Polres IPTU Tedi Priyono.

Menurut Tedi, Kepala BPS akan menyampaikan aspirasi data statistik yang dibutuhkan oleh Organisasi Buruh yang tergabung dalam ABSM (Aliansi Buruh Sumedang Menggugat), BPS siap menyampaikan data yang ada.

“BPS Juga bertugas untuk membantu mensukseskan program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Daerah Kab. Sumedang,” ujarnya.

Kasat Intel berpesan agar rekan-rekan Organisasi Buruh yang tergabung dalam ABSM (Aliansi Buruh Sumedang Menggugat) dapat tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 dikarenakan Kab. Sumedang masih dalam PPKM Level 3.

“Tentunya dalam menyampaikan aspirasi dapat tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

IMAN NURMAN
PENGAMANAN: Polres Sumedang saat melakukan pengamanan terkait audiensi gabungan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Sumedang Menggugat di depan Kantor BPS Sumedang, Rabu (29/9).

  • Bagikan