Warga Minta Kepastian Pembayaran Ganti Kerugian Tol Cisumdawu

  • Bagikan
Tol Cisumdawu - IniSumedang.com
Terowongan Tol Cisumdawu di Rancakalong

INISUMEDANG.COM – Warga Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang yang telah mendapatkan hasil penilaian dari tim appraisal, menilai proses pembayaran ganti rugi Tol Cisumdawu Trase 5 (Legok – Conggeng) terkesan lamban.

Pasalnya, hingga saat ini tahap pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak warga desa Cibeureuyeuh belum ada progres kembali oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Cisumdawu II.

Demikian dikatakan Sekertaris Forum Musyawarah Orang Terdampak (OTD) Tol Cisumdawu Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang, H. Budi Hermanto, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, akibat ketidakpastian proses ganti kerugian dan pelepasan hak, saat ini sudah mulai timbul riak-riak kekecewaan dan protes di masyarakat Desa Cibeureuyeuh. Keresahan dan tingkat stress yang tinggi itu, disebabkan ketidakpastian pencairan tol Cisumdawu.

“Riak-riak kekecewaan dan protes, dapat ditandai dengan adanya kumpulan-kumpulan masyarakat dan gerakan penyampaian aspirasi ke pemerintah desa,” ujarnya.

Budi menuturkan, protes yang mereka lakukan sangat wajar, karena tanah yang menjadi tujuan relokasi mereka sudah melonjak tinggi. Selain itu, fenomena dana talang yang massif serta simpang-siurnya infomasi tentang tahapan pencairan yang menambah keresahan warga.

“Informasi yang kami dapatkan dari Pemerintah Desa Cibeureuyeuh, bahwa proses pemberkasan dan tahapan musyawarah relatif lancar dan tidak ada permasalahan yang menonjol. Maka demikian menurut hemat kami, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda tahap musyawarah penetapan bentuk Kerugian serta Tahap Pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak,” tuturnya.

Berdasarkan konsideran di atas, kata Budi, kami dari Forum Musyawarah OTD Tol Cisumdawu Desa Cibeureuyeuh agar PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Cisumdawu II, untuk meminimalisir dan meredakan kekecewaan dan protes orang terkena dampak.

Pihaknya meminta konfirmasi dan klarifikasi atas keterlambatan tahapan Musyawarah Penetapan Bentuk Kerugian serta Tahap Pemberian Ganti Kerugian dan Pelepasan Hak di Desa Cibeureuyeuh.

“Kami juga berharap untuk menyegerakan musyawarah penetapan bentuk kerugian, pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak bagi masyarakat Desa Cibeureuyeuh yang belum sampai saat ini, terutama bidang permukiman sebelum pelaksanaan Hari raya Idul Fitri 1442 H. Serta membantu memfasilitasi relokasi warga terdampak yang pindah secara kolektif dalam penyediaan fasos dan fasum serta kebutuhan dasar seperti sanitasi air dan penerangan di wilayah Desa Cibeureuyeuh,” tandasnya.

  • Bagikan