BOLA, IniSumedang.Com – Tottenham Hotspur bergerak cepat mencari pelatih baru setelah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Igor Tudor.
Keputusan tersebut diambil di tengah upaya klub memperbaiki performa tim yang belum stabil sepanjang musim ini. Tudor hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum akhirnya diberhentikan.
Sebelumnya, Spurs juga telah memecat Thomas Frank. Dengan demikian, Tottenham telah melakukan dua pergantian pelatih dalam satu musim.
De Zerbi Jadi Target Utama
Usai pemecatan Tudor, manajemen Spurs langsung mengarahkan perhatian kepada Roberto De Zerbi sebagai kandidat utama.
Dikutip dari laporan Fabrizio Romano, Spurs telah menjalin komunikasi intens dengan pelatih asal Italia tersebut.
“Spurs mendorong, agar De Zerbi bisa segera mengambil alih tim dalam waktu dekat.”
“Negosiasi pun, masih terus berlangsung guna mendapatkan persetujuan akhir dari De Zerbi,” sebut Romano, Senin (30/3/2026).
De Zerbi Sempat Menolak
De Zerbi sebelumnya dikabarkan enggan menerima tawaran dalam waktu dekat. Ia hanya bersedia mempertimbangkan posisi tersebut setelah musim berakhir.
Namun, Spurs terus berupaya meyakinkan De Zerbi agar bersedia mengambil alih tim lebih cepat.
Pelatih yang baru saja berpisah dengan Marseille itu tetap menjadi prioritas utama dalam proyek jangka panjang Tottenham.
Filosofi Permainan Jadi Pertimbangan
Gaya bermain menyerang serta pendekatan taktik modern yang diusung De Zerbi dinilai sesuai dengan visi klub.
Manajemen Spurs berharap pendekatan tersebut dapat membawa perubahan signifikan dalam performa tim.
Tekanan di Zona Bawah
Tottenham saat ini berada dalam tekanan karena performa yang belum konsisten. Klub bahkan berada di ambang zona degradasi, sehingga membutuhkan perubahan cepat di sektor kepelatihan.
Kondisi ini menjadi alasan utama Spurs ingin segera menunjuk pelatih baru tanpa menunggu musim berakhir.
Menanti Keputusan Akhir
Hingga saat ini, keputusan akhir masih berada di tangan De Zerbi. Negosiasi antara kedua pihak terus berlangsung.
Jika kesepakatan tercapai, Spurs berharap kehadiran De Zerbi dapat membawa tim keluar dari situasi sulit dan kembali bersaing di papan atas.






