Seorang Ibu Ditinggal Sendirian di Rumah, Setelah 3 Bulan Sudah Jadi Tul4ng Belul4ng, Begini Kisahnya

INISUMEDANG.COMOrang tua adalah sosok yang wajib ditaati, dilindungi, dirawat dan selalu dijaga ketika anak anaknya sudah dewasa dan orang tuanya sudah lanjut usia, seperti yang dikisahkan ini.

Dikutip dari medsos Helo Rakyat+62 yang diunggah 3 hari yang lalu. Untuk sekedar mengingatkan bahwa orangtua adalah sosok segala-galanya.

Ini adalah jenazah seorang ibu yang tinggal sendirian disebuah rumah diantara kebun kebun warga yang jauh dari tetangga. (Tidak menyebutkan nama dan alamat karena kode etik).

Anak anaknya telah berkeluarga tidak sempat menjenguk seorang ibu itu dalam keadaan sakit.

Ini Baca Juga :  Rahasia Saranjana: Kota Misterius di Kalimantan yang Menyimpan Kisah Mistis Tak Terlupakan

Baru di ketahui ibu tersebut sudah meninggal setelah 3 bulan, dan jenazahnya telah menjadi tulang belulang.

Saudaraku ..
Entah kapan kita akan acuh dan berkutat dengan aktifitas kita.

Beralasan “kerjaan” dan ” sibuk” sehingga kita mengabaikan orang tua kita yang menua.

Jangankan untuk berkunjung atau menelponnya, berkabar saja kita enggan.

Dengan hanya berkirim uang lalu kita merasa sudah membeli jerih payahnya menghidupi kita dan seakan kita telah membahagiakannya.

Orang Tua (Seorang Ibu) Butuh Perhatian Bukan Uang

Orang tuamu tidak butuh uangmu, yang ia butuhkan sedikit perhatianmu agar ia merasa dianggap ada.

Ini Baca Juga :  Berani Tampar Patung Daendels di Cadas Pangeran Sumedang, Ini yang Bakal Terjadi

Sedangkan ia hibahkan waktunya membesarkanmu dan seluruh waktunya Untuk mu.

Ia kurang tidur demi menjagamu ketika bayimu. Ia mengajakmu berbicara meski tak kau pahami kalimatnya dan hanya tangisan kecil jawabmu. Namun, ia tak pernah lelah berbicara padamu.

“Duh, anak yang manis, jangan nangis yaa, cup, cup” kata Ibumu.

Adakah kau lelah ajak bicara dia ?kenapa?

Ketika belajar berjalan, ia tuntun langkahmu, membimbing hingga engkau mampu berlari.

Adakah kau menopang tubuh rentanya untuk sekedar ajak ia berjalan jalan menghirup udara pagi? tidak? Kenapa?

Ketika kau sekolah, ia melihat temanmu memakai pakaian dan perlengkapan lalu ia berpikir untuk membelikan mu hal yg sama. Entah darimana ia mendapatkan uangnya hanya untuk menutup sedihmu.

Ini Baca Juga :  Cerita Horor dari Kampung Mati di Sumedang yang Belasan Tahun Ditinggalkan Penghuninya

Adakah kau pernah merasa ingin melengkapi nya layaknya orang tua lainya? tidak? Kenapa?

Saudaraku, jangan jadikan pelukan terahirmu adalah ketika menurunkan jenazahnya ke liang lahat.

Jangan siksa ia dengan kerinduan, tak peduli setua apapun engkau, baginya engkau adalah buah hatinya.

teruntuk seluruh orang tua di dunia ini, semoga Allah SWT rahmati dan berkahi semua.

Semoga ya Allah engkau tempatkan orang tua kami di surgamu.