SUMEDANG – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari daerah pemilihan (dapil) 5 menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Al Falah, RT 01 RW 07 Dusun Mekarjaya, Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor. Anggota DPRD yang hadir di antaranya H. Warson, Herman Habibullah, Ricky Kadarsyah, dr Iwan Nugraha dan Lady Puspita.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan DPRD Sumedang yang dilaksanakan secara serentak di seluruh dapil sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat di momentum bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan itu, DPRD Sumedang juga menyalurkan bantuan untuk Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Falah senilai Rp12 juta.
Perwakilan DPRD Sumedang, Herman Habibullah dari Fraksi PKB, mengatakan kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun oleh DPRD Kabupaten Sumedang.
Namun, menurut dia, pelaksanaan tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya kegiatan Safari Ramadan diikuti oleh seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang secara bersama-sama dan berkeliling ke berbagai wilayah, tahun ini kegiatan dilaksanakan berdasarkan daerah pemilihan masing-masing.
“Berdasarkan rapat Badan Musyawarah (Banmus), Safari Ramadan tahun ini dilaksanakan per dapil. Jadi hari ini serentak di enam dapil yang ada di Kabupaten Sumedang,” kata Herman.
Ia menjelaskan, meskipun tidak semua anggota DPRD dari dapil 5 dapat hadir, kegiatan tersebut tetap menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat.
Herman juga menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara langsung melalui DPRD, melainkan harus melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang dimulai dari tingkat dusun hingga kecamatan dan kabupaten.
“Pembangunan wilayah harus melalui usulan masyarakat dalam musrenbang dari tingkat bawah sampai tingkat kabupaten. DPRD pada prinsipnya mengetahui aspirasi masyarakat, tetapi prosesnya harus melalui mekanisme tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD memiliki fungsi dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kegiatan Safari Ramadan, DPRD juga ingin memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjawab berbagai pertanyaan publik mengenai kinerja lembaga legislatif.
“Jangan sampai muncul anggapan seperti yang viral di media sosial bahwa masyarakat mempertanyakan kerja DPRD. Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya DPRD menyapa masyarakat dan konstituen di dapil masing-masing,” katanya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab bersama warga. Dalam kesempatan itu, salah seorang warga menyampaikan keluhan terkait kepesertaan BPJS KIS yang sudah tidak aktif serta penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum merata.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, H. Warson, mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran untuk mendukung sejumlah program prioritas nasional, salah satunya program makan bergizi gratis.
Meski demikian, ia memastikan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku dalam proses perencanaan pembangunan daerah.






