PPKM Diperpanjang, Tahapan Pilkades Serentak di Sumedang Kembali Ditunda

  • Bagikan
DPMD Sumedang

INISUMEDANG.COMPemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumedang, kembali mengeluarkan surat edaran terkait penundaan tahapan Pilkades Serentak.

Penundaan tahapan Pilkades Serentak tersebut, dikeluarkan oleh DPMD Sumedang, seiring diperpanjangnya kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada DPMD Sumedang, H. Nuryadin mengatakan, penundaan tahapan Pilkades Serentak ini, merupakan tindak lanjut surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia nomor : 141/3170/BPD tanggal 5 Juli 2021 hal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa secara Serentak dan Antar Waktu se-Jawa dan Bali.

Selain itu, kata Nuryadin, penundaan ini juga sesuai intruksi Bapak Persiden bahwa PPKM Darurat di perpanjang sampai 25 juli 2021.

“Jadi menyusul surat kami nomor 141.1/624/DPMD tanggal 07 Juli 2021 hal Penundaan Tahapan Pilkades Secara Serentak Tahun 2021. Maka tahapan kegiatan dalam rangka Pilkades Serentak Tahun 2021 pelaksanaannya
ditunda selama PPKM Darurat dilaksanakan,” ujarnya.

Nuryadin menuturkan, tahapan Pilkades Serentak dapat dilaksanakan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020.

Untuk itu, sambung Nuryadin kami informasikan ketentuan diantaranya, Bagi Panitia Desa, Panitia kecamatan dan Akademisi yang akan melaksanakan seleksi bakal calon lebih dari 5 pelaksanaan tahapan seleksi agar di undur setelah PPKM Darurat berakhir.

“Jadi yang semula tahapan seleksi akan dilaksanakan tanggal 22 Juli ditunda dan akan ditentukan kemudian, dan menunggu Intruksi lebih lanjut,” tuturnya.

Kemudian, panitia Pilkades tingkat Desa agar menunda tahapan penetapan dan pengumuman nama calon yang berhak dipilih dan sekaligus pengundian nomor urut calon yang semula dijadwalkan pada tanggal 23 Juli 2021 dan akan ditentukan kemudian, serta menunggu Intruksi lebih lanjut.

“Untuk tahapan-tahapan lainnya masih sesuai dengan Keputusan Bupati Sumedang Nomor 186 Tahun 2021 tentang Penetapan Hari, Tanggal, Bulan, Tahun, Nama-nama Desa dan Besaran Bantuan Keuangan Kepada Desa Dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak Tahun 2021,” jelasnya.

Lebih lanjut Nuryadin mengatakan, Pilkades Serentak tahun ini akan diikuti 89 desa, sementara seleksi bagi desa-desa yang lebih dari 5 Balon akan diikuti 137 orang di 19 desa di 12 Kecamatan dengan menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat.

“Untuk seleksi calon Kades, kewenangannya ada di Panitia Pilkades tingkat Desa apakah akan dilakukan oleh Panitia tingkat Desa, Kecamatan ataupun melalui Akademisi. Tatapi untuk tahun ini sudah disepakati ada yang dilakukan oleh Kecamatan dan ada yang oleh Akademisi,” ujarnya.

Adapun tahapan seleksi yang diselenggarakan di kecamatan, tambah Nuryadin, yaitu Kecamatan Sumedang Selatan, Wado, Situraja dan Rancakalong.

Sedangkan yang seleksinya diselenggarakan di Akademisi yaitu sebanyak 6 kecamatan yakni Jatinangor, Conggeang, Cisitu, Tomo, Tanjungsari dan Cimanggung.

“Karena PPKM darurat kembali diperpanjang, maka tahapan seleksi pun tentunya ditunda kembali,” tandasnya.

  • Bagikan