Banner Iklan bjb

Pemda Sumedang Anggarkan Rp 7 Miliar lebih Untuk Pembebasan Lahan

Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang Dian Herdiana

INISUMEDANG.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang melalui
Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) menganggarkan Rp 7 miliar untuk pembebasan lahan di tiga titik, diantaranya Kawasan Induk Pusat Pemerintahan (IPP), Jalan Lingkar Utara dan Sport Center.

Kepala Bidang Pertanahan Dian Herdiana menjelaskan, pada tahun 2022 ini, Pemda Sumedang telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan dari tiga titik, diantaranya kawasan IPP, Jalan Lingkar Utara dan Sport Center.

“Untuk pembebasan lahan anggarannya sudah disiapkan sebesar Rp 7 milyar lebih, dengan rincian lahan di kawasan IPP sebesar Rp. 3, 7 milyar, untuk Jalan Lingkar Utara Rp. 1, 8 milyar, dan kawasan Sport Center sebesar Rp. 2, 9 milyar,” ujar Dian kepada inisumedang.com di ruang kerjanya, Kamis 23 Juni 2022.

Untuk pengadaan lahan di tiga lokasi ini, kata Dian, berbeda proses, untuk kawasan IPP sudah ada pengadaan langsung oleh konsultan penilai tanah dan setelah sudah ada hasil dan selanjutnya proses ganti rugi. mudah-mudahan di akhir bulan Juli 2022 sudah selesai untuk tiga bidang. Namun, untuk anggaran tersebut tidak sampai menjadi sertifikat karena yang dibutuhkan anggarannya Rp. 10 milyar lebih.

“Jadi anggaran untuk kawasan IPP itu, yang dibutuhkan Rp. 10 milyar lebih langsung proses sertifikat. Namun saat ini, anggaran yang ada hanya Rp. 3,7 milyar. Mudah-mudahan tahun 2023 nanti, kami sudah mengusulkan lahan di IPP tersebut sudah terbebaskan semua dengan besaran anggaran Rp 160 milyar untuk 6 hektare,” jelasnya.

Adapun keseluruhan lahan di IPP tersebut ada 32 hektare, dimana lahan utamanya sekitar 22 hektare dan baru dibebaskan 16 hektare. Dan kalau ada anggarannya disetujui oleh pimpinan dan diharapkan selesai di tahun 2023.

Sementara untuk pengadaan lahan untuk Jalan Lingkar Utara sebesar Rp.1, 8 milyar, tambah Dian, pihaknya masih menunggu DED dari Bidang Bina Marga pada Dinas PUTR Kabupaten Sumedang.

“Kalau untuk Sport Center, kami sudah persiapan dan berkordinasi dengan Lurah Kota Kulon telah melakukan pengukuran juga di muka Jalan, serta nanti akan melakukan sosialisasi dengan pemilik lahan dan lahan mana saja yang akan terbebaskan,” tandasnya.