Panitia Pilkades Cilengkrang Umumkan Dua Balon Kades Lolos Administrasi, Dua Balon Lainnya Dinyatakan Gugur

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Panitia Pemilihan Kepala Desa mengumumkan hasil verifikasi dan klarifikasi administrasi para Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang mendaftar pada Pilkades Serentak di Desa Cilengkrang Kecamatan Wado, Kamis (24/6/2021).

Adapun dari Empat Balon yang mendaftar, dua balon kades atas nama Suhenda dan Hilda Mahendra dinyatakan lolos seleksi persyaratan administrasi.

Sedangkan dua balon kades lainnya atas nama Ali Sumardi dan Muhammad Rivaldi dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.

“Kami dari panitia Pilkades Cilengkrang, telah selesai melakukan tahapan verifikasi dan klarifikasi administrasi para Kades, yang mana hasilnya dua orang dinyatakan lolos dan dua lainnya dinyatakan gugur dalam persyaratan administrasinya,” kata Ketua Panitia Pilkades Cilengkrang Dino Lesmana saat dikonfirmasi wartawan, di Kantor Desa Cilengkrang.

Dino menuturkan kedua calon yang dinyatakan tidak lolos karena keduanya tidak memenuhi persyaratan administrasi, seperti masih belum cukup umur maksimal yaitu 25 tahun dan masih memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) berdasarkan data base dari Bappppeda Sumedang.

“Untuk calon atas nama Muhammad Rivaldi, kami tidak loloskan karena umurnya masih kurang dari 25 tahun sebagaimana apa yang telah diatur dalam Perda No 2 tahun 2015 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa,” tuturnya.

Sementara untuk calon atas nama Ali Sumardi, sambung Dino, tidak diloloskan pada verifikasi dan klarifikasi administrasi balon kades, karena memiliki tunggakan PBB P2.

“Sesuai aturan, bahwa balon Kades tidak boleh memiliki tunggakan PBB P2 hingga tahun 2020. Jka ada tunggakan dari tahun-tahun sebelumnya, maka kami tidak akan memberikan kebijakan dan itu sudah mutlak aturan, jadi kami harus mengembalikan berkas persyaratan kepada bersangkutan dan dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi,” kata Dino menegaskan.

Adapun untuk proses pendaftaran calon Kades di Cilengkrang sendiri, kata Dino, pihak panitia sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dan pada pendaftaran gelombang pertama yang mulai dibuka pada tanggal 2 hingga 14 Juni lalu, terdapat dua orang pendaftar, yaitu saudara Suhenda dan Muhammad Rivaldi.

Namun, karena hasil verifikasi dan klarifikasi administrasi pada saudara Muhammad Rivaldi dinyatakan tidak lolos karena umurnya kurang dari 25 tahun. Maka dibuka lagi pendaftaran gelombang kedua pada 21 Juni, yang kemudian terdapat dua orang lagi pendaftar yaitu Ali Sumardi dan Hilda Mahendra.

“Jadi karena gelombang pertama pendaftaran, satu calon dinyatakan gugur karena kurang umurnya. Maka kami membuka kembali pendaftaran calon untuk kedua kalinya. Karena sesuai aturan, bahwa Desa bisa menyelenggarakan Pilkades Serentak jika diikuti oleh maksimal dua orang calon dan minimal lima calon,” jelasnya.

Dino menambahkan, pihaknya sudah melakukan proses tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku, begitupun pada tahapan proses verifikasi dan klarifikasi administrasi terhadap keempat balon yang mendaftar saat ini.

“Jadi karena sudah ada dua calon yang memenuhi persyaratan administrasi, maka untuk pendaftaran balon kades di Cilengkrang resmi kami tutup dan tidak ada lagi pendaftaran gelombang ketiga,” kata Dino menegaskan.

  • Bagikan