Tak Memuaskan, Milan Putuskan Pulangkan Füllkrug ke West Ham

fullkrug milan gagal
Foto : INSTAGRAM @acmilan

INISUMEDANG.COM – AC Milan kembali mengambil keputusan penting di bursa transfer dengan tidak mempermanenkan Niclas Füllkrug.

Striker asal Jerman tersebut dipastikan akan kembali ke West Ham United setelah masa peminjamannya berakhir pada akhir musim 2025/2026.

🔍 Opsi Pembelian Tidak Diaktifkan

Milan sebenarnya memiliki opsi pembelian senilai €5 juta dalam kesepakatan peminjaman Füllkrug.

Namun, manajemen memilih untuk tidak mengaktifkan klausul tersebut setelah menilai kontribusi sang pemain belum sesuai harapan.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri masa singkat Füllkrug di San Siro.

Ini Baca Juga :  Daftar Bursa Transfer Pemain Terbaru, Edison Cavani Resmi Gabung Valencia

⚽ Gagal Beri Dampak

Didatangkan pada bursa transfer musim dingin 2026, Füllkrug diharapkan bisa menjadi solusi lini depan Milan.

Namun, realitas di lapangan berkata lain:

  • minim menit bermain
  • kontribusi gol terbatas
  • kalah bersaing di lini serang

Situasi ini membuatnya lebih sering berada di bangku cadangan.

📊 Bagian dari Masalah Milan

Kegagalan Füllkrug menjadi cerminan masalah yang lebih besar di tubuh Milan.

👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/ac-milan-kalah-0-3-dari-udinese-peluang-scudetto-terancam/

Milan masih kesulitan menemukan striker yang benar-benar konsisten.

🔗 Dampak ke Strategi Transfer

Keputusan ini juga memperjelas bahwa Milan akan kembali aktif mencari penyerang baru di musim panas.

Ini Baca Juga :  Fonseca Sesali Masa Singkatnya di AC Milan

👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/manuel-ugarte-ditawarkan-ke-juventus-milan-dan-napoli/

👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/allegri-realistis-milan-fokus-amankan-tiket-liga-champions/

🔥 Sinyal Perombakan Lini Depan

Pemulangan Füllkrug menjadi sinyal bahwa Milan akan melakukan evaluasi besar di lini serang.

Tekanan performa dan target musim depan membuat klub harus mencari solusi yang lebih tepat.

🔥 Kesimpulan

Niclas Füllkrug gagal memenuhi ekspektasi di AC Milan. Keputusan untuk tidak mempermanenkannya menjadi langkah realistis, sekaligus membuka peluang bagi perubahan besar di lini depan Rossoneri.