Mangkrak Hampir 4 Tahun, DLHK Sebut Progres Pembangunan TPSA Cijeruk Masih Teka-Teki

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Progres pembangunan TPSA Cijeruk Kecamatan Pamulihan, ternyata masih teka-teki. Proyek nasional Kementrian PUPR tersebut belum dipastikan, kapan akan dilanjutkan pembangunannya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang Yosep Suhayat di pendopo IPP Sumedang, Senin (29/03/2021).

Menurutnya, Kementrian PUPR belum lakukan serah terima kepada pemerintah kabupaten Sumedang terkait pembangunan TPSA Cijeruk. Bahkan hingga kondisinya mangkrak seperti itu, pihak DLHK belum ada informasi kelanjutan progres atas TPSA tersebut.

Termasuk progres pembangunan jalan akses ke lokasi TPSA dari jalur Rancakalong Pasirbiru – Cadas Pangeran yang hingga saat ini belum diketahui, kapan akan dikerjakan.

“Usulan sudah dilakukan, namun tetap belum direalisasi. Biar saja area TPSA itu kembali menjadi hutan semak belukar, karena secara administrasi belum ada penyerahan ke Pemda Sumedang sehingga DLHK, belum tanggungjawab atas TPSA itu,” akunya.

Yosep menuturkan, TPSA Cijeruk belum ada bangunan karena akan membangun IPLC (Instalansi Pengolahan Limbah Leacit) atau pengolah air yang dihasilkan dari endapan sampah. Dan rencananya, TPSA itu akan mengelola sampah dengan sistem Sanitaeri Reanfil.

“Namun karena belum ada juklak-juknis, maka kami belum bisa banyak bicara dulu. Namun mungkin pembangunan TPSA Cijeruk itu belum bisa dilanjut karena belum ada anggaran akibat covid 19,” sebutnya.

Senada Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan ditempat yang sama saat ditanya wartawan menyebut belum tahu progres selanjutnya pembangunan TPSA Cijeruk yang saat ini kondisinya mangkrak. Namun kata dia, akan menanyakan ke pihak DLHK agar jelas persoalannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sudah hampir 4 tahun berjalan, namun pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan masih tetap mangkrak seolah tidak ada progres kelanjutan.

Akibat bertahun-tahun tidak dilanjutkan pembangunannya, TPSA yang belum ada bangunan, hanya kolamnya saja itu. Kini kondisi dipenuhi rumput dan semak belukar seakan kembali lagi kesemula yaitu hutan ilalang.

  • Bagikan