Banner Iklan bjb

Inspiratif! 9 Tahun Toko di Bandung Ini Hadirkan Produk Ramah Lingkungan

9 Tahun Toko di Bandung Ini Hadirkan Produk Ramah Lingkungan

BANDUNG – Kisah inspiratif datang dari Bandung. Salah satu toko di ibukota Jawa Barat telah bertahun-tahun menghadirkan produk ramah lingkungan dan program edukasi ke masyarakat.

Program nonprofit yang merupakan bagian dari sistem pendukung kampanye gaya hidup organis YPBB yang sudah mulai berdiri sejak 2014 lalu ini bernama Toko Organis.

Berada di Komplek Delima Nomor 85B Cikutra, Bandung, Toko Organis mempunyai beberapa produk ramah lingkungan. Mulai dari sabun mandi, shampoo, deterjen bubuk, cair, handsoap, hand sanitizer, pembersih lantai, kaca. 

Lalu ada penunjang gaya hidup mulai dari sendok, tumblr, tas, menstrual pads, sikat gigi. Selain itu, ada juga bahan makanan seperti kecap, saos, sambal, gula, garam, kopi dan teh, madu.

Selain itu, masih ada juga teknologi organis seperti Takakura dan bor biopori.

Ini Baca Juga :  Gerai UMKM di Samsat Sumedang di Serbu Pengunjung

Koordinator Toko Organis, Tiwi Arsianti menyebutkan tokonya lahir dari keprihatinan terhadap jumlah sampah yang tak kunjung menurun. Dirinya pun menggagas tokonya sebagai sistem pendukung kampanye.

“Pengunjung toko bisa mendapatkan langsung berbagai jenis alat (teknologi tepat guna) yang dapat mempermudah penerapan pola hidup organis sehari-hari dan berbagai produk kebutuhan hidup yang dipilih dan disediakan dengan jejak ekologis serendah mungkin,” tuturnya.

Tidak hanya itu, lanjut Tiwi, Toko Organis juga berperan sebagai sarana edukasi dalam mengembangkan pola hidup minim hingga nol sampah (zero waste).

“Pengunjung akan mendapatkan berbagai informasi terkait dengan sarana dan prasarana penunjang gaya hidup zero waste serta belajar memperoleh berbagai kebutuhan hidup dengan cara nol sampah,” katanya.

Sejak berdiri sampai saat ini, diakui Tiwi, banyak produk baru yang tersedia. Produknya pun dikemas satuan dengan plastik sekali pakai, contohnya kamper kayu.

Ini Baca Juga :  Harapan Tahun Baru Imlek 2023, Ekonomi Bandung Lincah Seperti Kelinci

“Produk ini lumayan banyak dicari oleh konsumen kami dan sangat ramah lingkungan karena kamper tersebut terbuat dari kayu dan bisa langsung dikompos,” ucapnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan di Toko Organis produk yang paling cepat laku itu adalah aneka toiletries terutama sabun pencuci piring dan sabun cuci tangan.

Lebih lanjut, Tiwi menyebut Toko Organis menjalankan konsep keberlanjutan (sustainable living). Seluruh produk di Toko Organis diproduksi dan dijual dengan menekan potensi sampah. Baik dari unsur produksi, hingga penjualan.

Toko Organis pun menyediakan kantong untuk dipinjamkan kepada pembeli, andai pembeli ini lupa membawa kantong belanja.

Menariknya, ketersediaan kantong belanja ini berawal dari kepedulian sesama pembeli di Toko Organis.

“Jadi pengunjung toko di sini jatuhnya kayak saling gitu. Ah, takut pengunjung lain lupa bawa kantong. Makanya mereka donasi kantong belanja untuk dipinjamkan,” ujar Tiwi.

Ini Baca Juga :  Puncak HUT bank bjb ke-61: Launching New Experience DIGI by bank bjb Menuju Superapps, Hingga Berbagai Hiburan

Menurut Tiwi, pada dasarnya bukan hal sulit menerapkan gaya hidup minim sampah. Hanya saja, karena pola pikir dan cara manusia memandang sampah sudah berlangsung cukup lama, menggeser kebiasaan menjadi gaya hidup lebih minim sampah akhirnya menjadi tantangan tersendiri.

Dia juga menjelaskan, gaya hidup minim sampah punya berbagai kelebihan. Dan ia merasakan manfaatnya ketika Bandung mengalami masa darurat sampah akibat terbakarnya TPA Sarimukti.

“Sampah di depan rumah ini (sembari menunjuk tempat sampah berukuran sedang), kira-kira baru kita angkat setelah tiga, atau bahkan enam bulan. Dan enggak bau juga. Karena kita lakukan pemilahan,” ujar Tiwi.