SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menghadirkan rangkaian kegiatan meriah dalam peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448 tahun 2026. Berbagai agenda digelar sepanjang April, melibatkan masyarakat, pelaku seni budaya, hingga dunia usaha.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Tradisi dan Budaya Jadi Pembuka
Perayaan diawali pada 15 April dengan tradisi Ngagogo Kolam di kawasan Masjid Al-Kamil. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi khas yang selalu dinanti masyarakat.
Selanjutnya, kegiatan otomotif Indonesia 4×4 Overland XXII bertema budaya Sunda digelar dari kawasan Gedung Srimanganti yang berada di area Karaton Sumedang Larang.
Olahraga dan Puncak Perayaan
Memasuki 19 April, digelar Turnamen Boxing Bupati Cup di GOR Tadjimalela yang menjadi hiburan sekaligus ajang kompetisi.
Puncak peringatan berlangsung pada 20 April di Lapangan PPS Sumedang dengan upacara resmi, peresmian proyek, serta berbagai kegiatan sosial seperti pembagian bantuan dan layanan servis gratis.
Selain itu, dilaksanakan pula ziarah ke situs bersejarah seperti:
- Makam Dayeuh Luhur
- Gunung Puyuh
- Pasarean Gede
Kegiatan Sosial hingga Job Fair
Pada 21 April, masyarakat mengikuti kegiatan keagamaan di Masjid Agung Sumedang, disertai program sosial seperti Gebyar Sembako dan Gerakan Pangan Murah.
Di hari yang sama, DPRD Sumedang juga menggelar rapat paripurna istimewa.
Sementara itu, Sumedang Job Fair 2026 pada 22 April di Sumedang Creative Centre menghadirkan sekitar 500 lowongan kerja dari 20 perusahaan.
Hiburan, Budaya, dan Puncak Kemeriahan
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan:
- Sumedang Bersholawat (23 April)
- Riding Vespa & Ekosistem Budaya Kasumedangan (24 April)
- Sumedang Fun Walk & Fun Fest (25 April)
Acara penutup digelar pada 26 April melalui Kirab Panji dan Mahkota Kemaharajaan Sunda, yang menjadi simbol kejayaan sejarah dan budaya Sumedang.
Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi
Salah satu panitia, Dede Suhendar (Kang DS), menyebutkan bahwa peringatan tahun ini melibatkan banyak elemen masyarakat dengan beragam kegiatan.
Dengan rangkaian acara yang lengkap—mulai dari budaya, olahraga, religi, hingga ekonomi—HJS ke-448 diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa Sumedang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga terus bergerak maju sebagai daerah yang dinamis dan berdaya saing.






