KALTIM – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, memperingatkan para perencana Ibu Kota Nusantara (IKN) agar tidak mengabaikan potensi masalah sosial jangka panjang dalam perencanaan IKN.
Menurutnya, IKN dibangun dengan semangat untuk mengubah konsep pembangunan yang Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.
“Namun hal itu tidak akan tercapai jika masalah sosial tidak diperhitungkan dengan cermat”. Ujarnya
Isran Noor menegaskan, bahwa perubahan besar selalu diiringi masalah, namun penting untuk menyiapkan solusi dan menghadapinya dengan tenang.
Sebelumnya, Profesor Bagong Suyanto dari Universitas Airlangga juga mengingatkan pemerintah untuk memiliki empati terhadap isu besar pemindahan ibu kota negara.
Ia memperingatkan bahwa jika pemindahan IKN diisi oleh aparat yang memiliki mindset korup, maka akan menimbulkan masalah sosial baru.
Oleh karena itu, harus diisi oleh aparat di semua tingkatan yang memiliki empati tinggi terhadap rakyat.
-
Empat Desa di Sumedang Terancam Pilkades Lawan Kolom Kosong
SUMEDANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Sumedang memasuki tahapan penetapan calon. Dari 93 desa yang akan menggelar Pilkades, sebanyak 80 desa telah menetapkan calon sekaligus melakukan pengundian nomor urut. Namun, pelaksanaan Pilkades di empat desa masih menghadapi persoalan karena hingga kini baru memiliki satu bakal calon kepala desa. Kepala Bidang Pemerintahan…
-
Bupati Minta Warga Sumedang Tak Berspekulasi soal Isu Fajar Aldila
SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memilih tidak mengambil kesimpulan terkait isu yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila. Dony menegaskan, persoalan tersebut kini tengah ditangani melalui tim investigasi yang dibentuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Karena itu, ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan sebelum menarik kesimpulan. Menurut Dony, dirinya telah mendengarkan penjelasan…
-
Musda Golkar Sumedang Mulai Disiapkan, Bursa Ketua Masih Jadi Teka-teki
SUMEDANG – Dinamika internal DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang mulai mengarah pada agenda pergantian kepemimpinan. Persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 kini mulai dilakukan, meski hingga saat ini belum ada figur yang secara resmi menyatakan diri maju sebagai calon ketua. Dalam rapat pleno diperluas yang digelar Kamis (3/9/2026), jajaran Partai Golkar Sumedang telah membentuk perangkat…








