Gubernur Kaltim Peringatkan Perencana IKN Soal Potensi dan Dampak Sosial

IKN
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor

KALTIM – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, memperingatkan para perencana Ibu Kota Nusantara (IKN) agar tidak mengabaikan potensi masalah sosial jangka panjang dalam perencanaan IKN.

Menurutnya, IKN dibangun dengan semangat untuk mengubah konsep pembangunan yang Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.

“Namun hal itu tidak akan tercapai jika masalah sosial tidak diperhitungkan dengan cermat”. Ujarnya

Isran Noor menegaskan, bahwa perubahan besar selalu diiringi masalah, namun penting untuk menyiapkan solusi dan menghadapinya dengan tenang.

Sebelumnya, Profesor Bagong Suyanto dari Universitas Airlangga juga mengingatkan pemerintah untuk memiliki empati terhadap isu besar pemindahan ibu kota negara.

Ia memperingatkan bahwa jika pemindahan IKN diisi oleh aparat yang memiliki mindset korup, maka akan menimbulkan masalah sosial baru.

Oleh karena itu, harus diisi oleh aparat di semua tingkatan yang memiliki empati tinggi terhadap rakyat.

Home » Nasional » Gubernur Kaltim Peringatkan Perencana IKN Soal Potensi dan Dampak Sosial
  • Deklarasi Damai Pilkades Sumedang, Bupati Ingatkan Calon Jangan Korbankan Persaudaraan

    Deklarasi Damai Pilkades Sumedang, Bupati Ingatkan Calon Jangan Korbankan Persaudaraan

    SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengingatkan para calon kepala desa agar tidak membiarkan persaingan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 merusak persaudaraan. Menurutnya, perbedaan pilihan dan hasil pemilihan tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah. Pesan tersebut disampaikan Dony saat menghadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak Secara Elektronik 2026 di Lapangan Belakang…

  • Sambangi DPRD, Majelis Adat Sumedang Larang Tolak Geotermal Tampomas

    Sambangi DPRD, Majelis Adat Sumedang Larang Tolak Geotermal Tampomas

    SUMEDANG – Rencana pemanfaatan energi panas bumi atau geotermal di Gunung Tampomas mendapat penolakan tegas dari Pengurus Pusat Majelis Adat Sumedang Larang. Mereka meminta rencana tersebut dikaji secara serius karena dinilai berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, sumber mata air, serta kawasan yang memiliki nilai budaya dan sakral bagi masyarakat adat. Sikap penolakan itu disampaikan dalam Rapat…

  • Dua Pejabat Sumedang Tembus Lima Besar ASN Berprestasi Jabar, Ini Inovasi yang Diusung

    Dua Pejabat Sumedang Tembus Lima Besar ASN Berprestasi Jabar, Ini Inovasi yang Diusung

    SUMEDANG – Dua pejabat Pemerintah Kabupaten Sumedang masuk dalam lima besar Apresiasi ASN Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Capaian ini ditopang oleh inovasi di bidang pendidikan dan pengawasan pemerintahan yang dinilai memiliki manfaat strategis bagi masyarakat. Kedua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, serta Inspektur Inspektorat Daerah, Dadang…