KALTIM – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, memperingatkan para perencana Ibu Kota Nusantara (IKN) agar tidak mengabaikan potensi masalah sosial jangka panjang dalam perencanaan IKN.
Menurutnya, IKN dibangun dengan semangat untuk mengubah konsep pembangunan yang Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.
“Namun hal itu tidak akan tercapai jika masalah sosial tidak diperhitungkan dengan cermat”. Ujarnya
Isran Noor menegaskan, bahwa perubahan besar selalu diiringi masalah, namun penting untuk menyiapkan solusi dan menghadapinya dengan tenang.
Sebelumnya, Profesor Bagong Suyanto dari Universitas Airlangga juga mengingatkan pemerintah untuk memiliki empati terhadap isu besar pemindahan ibu kota negara.
Ia memperingatkan bahwa jika pemindahan IKN diisi oleh aparat yang memiliki mindset korup, maka akan menimbulkan masalah sosial baru.
Oleh karena itu, harus diisi oleh aparat di semua tingkatan yang memiliki empati tinggi terhadap rakyat.
-
Mainoo Segera Teken Kontrak Baru, MU Kunci Bintang Muda
INISUMEDANG.COM – Manchester United dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan kontrak baru dengan gelandang mudanya, Kobbie Mainoo. Negosiasi yang telah berlangsung…
-
Gebyar Sembako Duafa dan Gerakan Pangan Murah Serempak Meriahkan Hari Jadi Sumedang ke-448
SUMEDANG – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448, Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Gebyar Sembako Duafa dan Gerakan Pangan…
-
Sempat Putus Sekolah Karena Membantu Orang Tua, Ikhsan Kembali Duduk di Bangku SMP
SUMEDANG – Kisah menyentuh datang dari seorang siswa di Tanjungsari. Ikhsan, pelajar kelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjungsari, terpaksa…









