Banner Iklan bjb

Bupati Luruskan Soal Total Lahan Sawah Dilindungi di Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna

BANDUNGBupati Bandung Dadang Supriatna meluruskan soal lahan sawah dilindungi di Kabupaten Bandung yang diungkap Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dadang menyebut Kementerian ATR/ BPN sempat menyebutkan ada  sekitar 27.000 hektare lahan sawah dilindungi di Kabupaten Bandung. Padahal, eksisting atau kondisi yang ada saat ini mencapai 17.000 hektar.

“Sementara 10.000 hektar (selisihnya) sudah zona kuning (bukan hijau lagi). Dan dalam persiapan pengembangan wilayah oleh para pengusaha yang sudah menuju business development,” kata Bupati Bandung itu.

Makanya, Dadang meminta para pemilik lahan atau pengembang dapat segera melampirkan bukti-bukti kepemilikan lahannya. Selain itu, menunjukkan progres pengembangan terbaru terkait wilayahnya.

“Sejak 8 bulan yang lalu Pemkab Bandung sudah menyelesaikan pembahasan Raperda RT/RW. Yang tadinya luas lahan sawah dilindungi 30.000 hektar, ternyata setelah dilihat eksisting 17.000 hektar,” tuturnya.

Pemkab Bandung, kata Politisi PKB itu, akan memfasilitasi para pengembang yang memiliki lahan di zona kuning. Untuk tidak dijadikan zona hijau oleh pemerintah pusat melalui jajaran Kementerian ATR/BPN.

“Kebijakan pemerintah pusat ini sendiri dalam rangka mempertahankan lahan sawah dilindungi atau sawah abadi, menuju ketahanan pangan nasional”. Ujar Kepala Daerah yang akrab disapa Kang DS itu.

“Pekan depan akan ada keputusan yang disepakati soal luas lahan sawah tersebut. Apakah mencapai 10.000 hektar atau 5.000 hektar, tergantung kelengkapan berkas yang para pengembang (pemilik lahan),” lanjutnya.