Lima Warga Sumedang Terlantar di Papua Akhirnya Pulang

warga Sumedang terlantar Papua

SUMEDANG, 13 Maret 2026 – Lima warga Kabupaten Sumedang yang sempat terlantar di Kabupaten Yahukimo, Papua akhirnya kembali ke kampung halaman dengan selamat. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika di Pos Pelayanan Terpadu Polres Sumedang, kawasan Terminal Ciakar Sumedang, Jumat (13/3/2026) malam.

Bupati Dony mengungkapkan rasa syukur karena kelima warga tersebut dapat kembali ke Sumedang setelah sebelumnya mengalami kesulitan saat bekerja di Papua.

“Alhamdulillah malam hari ini saya bersama Pak Kapolres menerima kedatangan lima warga Sumedang yang kemarin terlantar di Papua, tepatnya di Yahukimo. Sekarang sudah sampai di Sumedang berkat bantuan Pak Gubernur Jawa Barat, kemudian dijemput oleh Dinas Kesehatan Sumedang serta dukungan dari Pak Kapolres dan Pemda Sumedang,” ujar Dony.

Tergiur Tawaran Pekerjaan

Menurut Bupati Dony, kelima warga tersebut awalnya berangkat ke Papua karena tertarik dengan tawaran pekerjaan yang menjanjikan upah besar.

Mereka yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sumedang berharap mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Namun setelah tiba di lokasi tujuan, kondisi yang dihadapi tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Ini Baca Juga :  Pasien Positif Corona di Sumedang Tinggal Dua Orang

“Mereka ini sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sumedang. Karena sedang tidak ada pekerjaan, ada yang menawarkan kerja dengan upah besar dan katanya tidak di pedalaman. Ternyata setelah berangkat, mereka justru ditinggalkan,” katanya.

Situasi tersebut membuat mereka mengalami kesulitan selama berada di Papua sebelum akhirnya mendapat bantuan untuk kembali ke Sumedang.

Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Setibanya di Sumedang, kelima warga tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka setelah menjalani berbagai kesulitan selama berada di Papua. Salah satu dari mereka bahkan sempat terserang penyakit malaria.

“Alhamdulillah sekarang semuanya sudah kembali dan dalam keadaan sehat. Nanti akan dicek kesehatannya, kemudian diantar ke rumah masing-masing supaya bisa berkumpul dengan keluarga dan menjalankan puasa serta Lebaran bersama,” tambah Dony.

Jadi Pelajaran bagi Masyarakat

Bupati Dony menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas.

Ini Baca Juga :  Pemkab Sumedang, Segera Usulkan DTH Bagi Warga Terdampak Longsor Cimanggung

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan terlebih dahulu kejelasan perusahaan, lokasi pekerjaan, serta pihak yang bertanggung jawab sebelum menerima tawaran kerja, terutama di luar daerah.

“Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Masyarakat harus lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Mudah-mudahan ke depan mereka bisa bekerja di Sumedang dan sekarang bisa berbahagia berkumpul dengan keluarga menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Imbauan dari Kepolisian

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan pekerjaan di luar daerah dengan imbalan besar tanpa informasi yang jelas.

“Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap calo-calo yang menawarkan pekerjaan di luar daerah. Jangan mudah tergiur. Jika ada penawaran kerja dari orang yang tidak dikenal, sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian agar bisa kami cek kebenarannya,” ujarnya.

Ini Baca Juga :  PCNU Kabupaten Sumedang Masa Khidmat 2019-2024 Dilantik, Ini Harapan Bupati

Ia menambahkan bahwa kasus serupa kemungkinan masih terjadi di berbagai daerah, namun tidak semuanya terungkap ke publik.

“Yang ini mungkin diketahui karena sempat viral. Namun bisa saja masih ada kejadian lain yang serupa. Karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati,” katanya.

Upaya Mencarikan Pekerjaan

Ke depan, pemerintah daerah bersama kepolisian juga berupaya membantu mencarikan peluang pekerjaan bagi kelima warga tersebut di wilayah Sumedang.

Langkah tersebut dilakukan agar mereka tidak perlu kembali bekerja jauh ke luar daerah.

“Insyaallah kami akan mencoba menyalurkan mereka ke beberapa perusahaan atau tempat kerja yang ada di Sumedang,” ujar Kapolres.

Sementara itu, salah satu warga yang dipulangkan, Dedi, mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa pulang. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, terutama pak Gubernur Jawa Barat, Pak Bupati dan Pak Kapolres yang sudah memfasilitasi sehingga kami bisa kembali ke Sumedang dengan selamat dan berkumpul lagi dengan keluarga,” ucapnya.