Brimob dan Relawan Peduli Jatinangor Sisir Pemukiman Warga. Ini Yang Dilakukannya

  • Bagikan
relawan peduli jatinangor
IMAN NURMAN Tim Gugus Tugas Covid 19 Desa Jatimukti bersama Brimob dan Gabungan Relawan Peduli Jatinangor bersama saat akan menyemprotkan cairan disinsfektan ke sejumlah wilayah

JATINANGORSatuan Brimob Polda Jabar dan Gabungan Relawan Peduli Jatinangor bersama pemerintah desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor melakukan penyemprotan cairan disinsfektan ke sejumlah titik di wilayah Desa Jatimukti kecamatan Jatinangor. Penyemprotan dilakukan untuk memutus mata rantai Covid 19 dan menghadapi PPKM Darurat.

Dengan mobil water canon, dan mobil bak terbuka milik gabungan relawan, setiap jalan desa dan gang disemprot cairan disinsfektan.

Koordinator Gabungan Relawan Peduli Jatinangor, Kanda Sudjana mengatakan penyemproran itu dilakukan bergilir di tiap desa. Dengan dibantu berbagai ormas, organisasi pemuda, Brimob Polda Jabar, dan pihak donatur.

“Penyemprotan ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 di Jatinangor” ujarnya.

Kanda berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa membantu dan mensupport agar penyemprotan disinsfektan dilakukan menyeluruh sampai ke gang dan pemukiman warga.

Sementara itu, Kades Jatimukti Roni didampingi Babinsa, Babhinkamtibmas Bripka Wahyu dan tim gugus tugas Covid 19 desa membantu mengarahkan dan menyemprotkan cairan disinsfektan ke sejumlah wilayah di Desa Jatiroke. Tak lupa, mahasiswa yang tengah KKN pun dilibatkan membantu penyemprotan.

“Hari ini kita menyemprot di lingkungan dusun Bojongrengit, dan Sirahcai. Kita dibantu gabungan relawan terdiri dari FKPPI, Ormas PP, Manggala, Jercy, mahasiswa, Brimob dan tim gugus tugas desa. Tujuannya memutus mata rantai Covid 19 di wilayah Desa Jatimukti,” ujarnya.

Roni berharap, upaya penyemprotan cairan disinsfektan ini sebagai ikhtiar dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 khususnya di Jatinangor dan umumnya di Kabupaten Sumedang. Upaya upaya lain seperti pendataan warga pendatang, yang bekerja di luar kota dan yang sakit, sudah diinstruksikan untuk isolasi mandiri.

“Termasuk maklumat spanduk larangan penggunaan sarana tempat ibadah, sesuai Perbup Nomor 12 tahun 2021 sudah kami sosialisasikan ke masyarakat. Mudah mudahan ada perhatian dari masyarakat, untuk sementara waktu tidak digunakan,” tandasnya.

  • Bagikan