Bangunan PAUD Negeri Resmi Hadir di Ciawitali Sumedang, Warga Tak Lagi Sekolahkan Anak ke Desa Lain

Foto: Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Masdar, didampingi Kepala Desa Ciawitali, Tasim, meninjau Gedung Baru TK Negeri Sartika. (Istimewa)

SUMEDANG – Kebahagiaan terpancar dari wajah para orang tua di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Di wilayah yang relatif jauh dari pusat kecamatan itu, kini berdiri gedung pendidikan anak usia dini yang representatif, yakni TK Negeri Sartika.

Kehadiran sekolah negeri pertama di jenjang PAUD tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan sejak usia dini.

TK Negeri Sartika dibangun melalui Program Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) PAUD dengan dukungan Dana Bantuan Pemerintah sebesar Rp1.609.470.000 pada Tahun Anggaran 2025.

Sekolah ini berdiri di atas lahan tanah kas Desa Ciawitali seluas sekitar 1.400 meter persegi yang sejak awal telah dipersiapkan untuk kepentingan fasilitas umum.

Kepala Desa Ciawitali, Tasim, mengatakan pembangunan TK Negeri tersebut disambut antusias oleh warga, khususnya para orang tua yang sebelumnya harus menyekolahkan anak-anak mereka ke desa lain dengan jarak yang cukup jauh.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat menyambut baik. Pembangunan di bidang pendidikan ini memang sudah lama dinantikan warga,” ujar Tasim, Kamis (8/1).

Ini Baca Juga :  Hadapi Tatap Muka, Disdik Sumedang Gelar Sosialisasi

Menurutnya, keberadaan TK Negeri Sartika tidak hanya memudahkan akses pendidikan anak usia dini, tetapi juga menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap wilayah pedesaan. Bahkan, antusiasme warga memunculkan harapan agar pembangunan fasilitas pendidikan dapat berlanjut ke jenjang berikutnya.

“Ke depan, warga berharap bisa dibangun juga SMP. Jarak desa kami cukup jauh dari pusat kecamatan, sehingga anak-anak sering mengalami kendala untuk melanjutkan sekolah,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Desa Ciawitali telah menyiapkan lahan kas desa guna mendukung pembangunan sarana pendidikan secara berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Ketua BPD Desa Ciawitali, Casmita. Ia menilai kehadiran TK Negeri Sartika menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat, mengingat tidak semua daerah memperoleh program pembangunan sekolah dari pemerintah pusat.

“Tidak semua desa mendapat kesempatan seperti ini. Kehadiran TK Negeri di Ciawitali patut kita syukuri bersama. Ini benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, TK Negeri Sartika diharapkan mampu melayani kebutuhan pendidikan anak-anak Desa Ciawitali, bahkan terbuka bagi warga desa sekitar. Pada tahun ajaran pertama, jumlah peserta didik diperkirakan mencapai 25 hingga 30 anak dari total penduduk desa yang berjumlah lebih dari 1.300 jiwa.

Ini Baca Juga :  Panel Listrik Korslet Picu Kebakaran di Gedung BPJS Kesehatan Sumedang

Casmita menambahkan, lokasi pembangunan sekolah berada di atas tanah kas desa seluas sekitar lima hektare yang telah disepakati sejak pemekaran desa pada 2007–2008 untuk kepentingan fasilitas umum dan pemerintahan, termasuk sarana pendidikan.

“Tanah ini merupakan amanat masyarakat dan sejak awal diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas umum, termasuk sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Masdar, menyebut pembangunan TK Negeri Sartika sebagai amanah besar dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Sumedang.

“Kami bersyukur Sumedang dipercaya membangun TK Negeri. Ini menjadi kebanggaan, terlebih lokasinya berada di Desa Ciawitali yang tergolong pelosok,” katanya.

Masdar menjelaskan, seluruh proses pembangunan telah berjalan sesuai prosedur administrasi dan teknis, serta mendapatkan pengawasan ketat dari pemerintah pusat hingga tahap penyelesaian 100 persen.

“Laporan progres disampaikan bertahap, mulai 20 persen hingga 100 persen. Pemerintah pusat juga turut melakukan pengawasan langsung,” ujarnya.

Gedung TK Negeri Sartika dilengkapi dua ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru dan administrasi, UKS, dapur, ruang penjaga, jamban, serta area bermain anak di dalam dan luar ruangan. Selain itu, tersedia gazebo multifungsi untuk kegiatan bermain, pembinaan karakter, dan aktivitas keagamaan.

Ini Baca Juga :  Lestarikan Seni Budaya, SD di Sumedang Latih Siswanya Tari Jaipong

Saat ini, status kenegerian sekolah masih dalam proses administrasi dan verifikasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Untuk sementara, sekolah menggunakan nama TK Negeri Santika.

“Proses kenegeriannya sedang berjalan. Insyaallah tahun ini selesai sehingga bisa digunakan secara resmi pada tahun ajaran baru,” tutur Masdar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, menegaskan Sumedang patut berbangga karena menjadi salah satu dari empat kabupaten di Jawa Barat yang menerima program pembangunan USB PAUD dari pemerintah pusat pada Tahun Anggaran 2025.

Menurutnya, keberadaan TK Negeri di Desa Ciawitali sangat penting dalam mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam pemerataan pendidikan, khususnya di wilayah pelosok.

“Pembangunan sekolah di daerah terpencil merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.