Banner Iklan bjb

Asal Muasal Nama Kota Bandung, dari Tumbuhan yang Kaya Manfaat

Asal Muasal Nama Kota Bandung

Asal muasal nama Kota Bandung sebetulnya mempunyai beberapa versi. Ya, Bandung yang merupakan kota metropolitan di Provinsi Jawa Barat dengan julukan Paris van Java dan Kota Kembang ini mempunyai sejarah maupun budaya yang menarik. Termasuk sejarah serta cerita di balik penamaan “Bandung” itu sendiri.

Mengutip dari situs harapanrakyat.com, asal sejarah toponimi penamaan Kota Bandung ini berasal dari nama tanaman, yaitu “Bandong”. Penamaan Bandung dari nama tumbuhan tersebut tercatat di dalam berbagai laporan kolonial. Khususnya, hasil penelitian sejarah toponimi di kawasan Jawa Barat.

Menurut hasil penelitian toponimi, orang-orang Belanda yang tinggal di Jawa Barat menyimpulkan bahwasanya asal nama Kota Bandung yaitu dari tanaman liar. Tanaman yang kaya akan manfaat tersebut adalah tumbuhan “Bandong”.

Pernyataan di atas seperti mengutip dari Gracinia Spec di dalam jurnal Lembaran Sejarah UGM, Frans Ari Prasetyo yang bertajuk “Bandung dan Pemaknaan Dago dalam Sejarah: Masa Lalu, Masa Kini”, (Prasetyo, 2019:58).

Asal Muasal Nama Kota Bandung dari Tumbuhan Sejuta Manfaat

Berdasarkan penelitian toponimi Belanda Garcinia Spec, nama Bandung yang diserap dari tanaman Bandong melambangkan daerah ini sebagai kota sejuta manfaat.

Asal lambang tersebut adalah dari kandungan tumbuhan Bandong yang nyatanya punya khasiat beragam. Seperti mampu menjadi obat dari segala penyakit, tanaman yang dapat menghasilkan ramuan anti rayap alami, dan masih banyak lagi.

Orang Belanda sendiri kerap memanfaatkan tumbuhan tersebut sebagai bahan baku dalam mendukung proses aktivitas fotografi, (Prasetyo, 2019:67).

Bukan hanya itu saja, masyarakatnya pun ternyata sering mengelu-elukan nama Kota Bandung dari tanaman Bandong semenjak abad ke-16 silam.

Ya, masyarakat sekitar sering mengatakan sesuatu perkara yang berhubungan dengan kesehatan maupun kejayaan manusia dengan tanamanan Bandong.

Mereka meyakini bahwa Bandung adalah obat mujarab yang berasal dari pewarna alami tanaman. Obat mujarab tersebut mampu menolong masyarakat Jawa Barat dari semua penyakit serta kembali menggairahkan suasana yang buram karena kegelapan.

Penamaan Bandung Berdasarkan Cerita Rakyat

Cerita Rakyat Bandung juga menanggapi asal muasal nama Kota Bandung yakni asalnya dari serapan “Bandeng/Ngabandang”. Bandeng atau Bandeng dalam bahasa Sunda artinya genangan air yang luas serta tenang.

Artinya, Bandung merupakan lambang kota luas dan menenangkan layaknya genangan air. Namun, sebagian rakyat Bandung meyakini absorpsi istilah Bandeng atau Ngabandeng ini artinya sebuah danau yang terbentuk akibat aliran sungai Citarum dan Padalarang kemudian terseumbuat pegunungan Sunda semenjak era Holosen.

Sehingga, nama Bandung memiliki arti sebagai sebuah genangan air yang menjadi danau luas serta terbentuk sumbatan gunung Sunda yang telah ada sejak zaman purba.

Menurut RA Wiranatakusumah II

Ada juga penamaan Bandung menurut versi sejarah RA Wiranatakusumah II. Penamaan Bandung berdasarkan versi ini asalnya dari sebuah perahu kapal miliknya. RA Wiranatakusumah II memakai kendaraan air itu saat melayari Citarum guna mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru sebagai ganti ibukota lama di Dayeuhkolot. Kapal tersebut terdiri atas 2 perahu yang diikat secara berdampingan dan bernama perahu bandung.

Selain itu, ada juga asal muasal nama Kota Bandung di dalam bahasa Indonesia yang identik dengan kata “banding”. Kata tersebut memiliki makna berdampingan.