Berita  

Alumni Pejuang Digital Dorong Transformasi Digital di 48 Sekolah Kabupaten Sumedang

Foto: Kepala Disdik Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan bersama para Pejuang Digital.

SUMEDANG – Program Alumni
Pejuang Digital yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta Sekretariat Wakil Presiden telah selesai melaksanakan kegiatan di Kabupaten Sumedang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang dipercaya untuk menjalankan program tersebut sebagai upaya mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pendidikan.

“Untuk pelaksanaan program berlangsung selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2026, dengan melibatkan 48 sekolah yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Para alumni pejuang digital ditempatkan dan tinggal di desa sekitar sekolah yang menjadi lokasi pendampingan,” kata Eka sesuai Pelepasan Peserta Program Alumni Pejuang Digital Kabupaten Sumedang yang digelar di Pendopo PPS, Selasa, 23 Juni 2026.

Eka menuturkan, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan digital para tenaga pendidik serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan.

“Alhamdulillah dari hasil pelaksanaan program, terdapat sejumlah perubahan positif. Salah satunya peningkatan kemampuan teknologi dan digital para tenaga pendidik yang sebelumnya masih terbatas. Selain itu, kepercayaan diri para guru dalam memanfaatkan teknologi juga mengalami peningkatan,” ungkap Eka.

Eka menegaskan, pendampingan dari Alumni Pejuang Digital membuat para tenaga pendidik di Kabupaten Sumedang lebih siap menerapkan pembelajaran berbasis digital.

Dampak lainnya, sambung Eka, terlihat pada peserta didik. Proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Program ini membantu menciptakan pembelajaran yang lebih berpusat kepada peserta didik, sehingga proses belajar menjadi lebih hidup,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tambah Eka, materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah. Sebelum pendampingan dimulai, para alumni terlebih dahulu melakukan komunikasi dan diskusi bersama pihak sekolah untuk mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan.

Pendekatan tersebut dilakukan agar transformasi digital yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan.

“Dengan program Alumni Pejuang Digital ini, kami berharap pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” tandasnya.