611 Petani di Jatinangor Dapat Kartu Tani

  • Bagikan

JATINANGOR – Sebanyak 611 petani di Kecamatan Jatinangor yang terbagi dalam lima titik yakni Desa Cilayung, Cipacing, Jatimukti, Jatiroke dan Hegarmanah mendapatkan Kartu Tani dari pemerintah pusat bertempat di Aula Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, kemarin.

Kepala UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Kec Jatinangor, Ir Heri Taufik Suherlan mengatakan pemberian kartu tani itu sebagai upaya membantu para petani dalam subsidi pupuk. Sebelumnya, launching kartu tani sudah digemborkan sejak 2017 silam. Namun, baru tahun 2020 terealisasi.

“Manfaat kartu tani sudah dirasakan sebagian masyarakat sejak 2020 silam. Beli pupuk bisa dengan harga murah karena sudah disubsidi pemerintah. Nah, sekarang yang belum terakomodir diberikan jadi, totalnya penerima kartu tani sebanyak 611 dari lima desa,” katanya.

Menurutnya, Fungsi kartu tani bisa membeli pupuk bersubsidi. Semisal jika tidak punya kartu tani untuk membeli urea harganya Rp7500 per kg. Kalau punya kartu tani hanya Rp2.250 per kg

“Meski begitu beli pupuk harus di kios resmi yang ditunjuk. Pertama di Dusun Munggang Desa Mekargalih dan kedua di Jatimukti. Kalau kios pupuk selain itu tidak diperbolehkan,” ujarnya.

Menurut Heri, bedanya pupuk subsidi tahun ini, jika tahun sebelumnya subsidi diberikan ke pemilik kios, kalau sekarang diberikan langsung ke petani melalui kartu tani yang di gesek seperti kartu kredit.

Baca Juga : Ini Wajah Baru Gapura Tugu Batas Cibeusi Jatinangor

“Syarat pemegang kartu tani luas lahan dibawah 2 Ha. Contoh urea paling hanya 50kg. Batas subsidi batasnya satu tahun. Jika masih kurang, bisa membeli dari petani lain yang luasnya sedikit,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Mulya Makmur Desa Cipacing Entis Sutisna mengatakan sangat terbantu sekali dengan kartu tani tersebut. Sebab, bisa membantu petani dalam membeli pupuk. Sebab, saat ini biaya operasional yang tak sesuai dengan hasil panen, sehingga menyulitkan petani.

“Sebetulnya program sejak 2017,namun baru realisasi kartu tani sejak 2020. Sebagian petani sudah merasakan manfaatnya. Dan kami apresiasi sekali kepada pemerintah pusat khususnya pak Jokowi,” ujarnya.

Menurut Entis Sutisna se desa Cipacing ada 4 kelompok tani yang terdiri dari petani gabah dan palawija. Sementara petani SE desa Cipacing kebagian kuota 168 orang penerima kartu tani.

  • Bagikan