INISUMEDANG.COM – Pergerakan Juventus di bursa transfer 2026 tidak selalu berjalan mulus. Beberapa target penting gagal didapatkan, sementara beberapa pemain justru tidak sesuai ekspektasi setelah direkrut.
🔥 5. Loïs Openda
Meski dipermanenkan, Juventus justru siap melepasnya di musim panas.
👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/juventus-permanenkan-lois-openda-siap-dijual-musim-panas/
👉 Ini menjadi contoh transfer yang tidak berjalan sesuai rencana.
🔥 4. Manuel Ugarte
Sempat ditawarkan, namun Juventus belum mengambil langkah konkret.
👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/manuel-ugarte-ditawarkan-ke-juventus-milan-dan-napoli/
👉 Kehilangan pemain seperti Ugarte bisa berdampak pada keseimbangan lini tengah.
🔥 3. Target Gelandang Serie A
Juventus juga gagal mengamankan beberapa gelandang potensial dari liga domestik.
👉 Hal ini membuat lini tengah belum sepenuhnya stabil.
🔥 2. Persaingan dengan Klub Lain
Beberapa target Juventus justru direbut klub lain di Eropa.
👉 Baca juga:
https://inisumedang.com/bursa-transfer-eropa-2026/
👉 Ini menunjukkan persaingan transfer yang semakin ketat.
🔥 1. Strategi yang Belum Konsisten
Masalah terbesar Juventus bukan hanya pemain, tetapi strategi transfer itu sendiri.
Keputusan membeli lalu menjual pemain dalam waktu singkat menunjukkan kurangnya arah yang jelas.
📊 Dampak ke Performa Tim
Kegagalan transfer ini berdampak pada:
- ketidakseimbangan skuad
- adaptasi pemain yang tidak maksimal
- performa yang tidak konsisten
🔥 Kesimpulan
Juventus masih mencari formula terbaik di bursa transfer. Jika tidak segera diperbaiki, kesalahan ini bisa berdampak panjang pada performa tim.






