2023, Kelurahan Kota Kulon Targetkan Bebas Rumah Tidak Layak Huni

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Pemerintah Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, berkomitmen menuntaskan perbaikan sebanyak 30 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang merupakan program dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat di tahun 2021 ini. Dan pada tahun 2023 mendatang menargetkan tidak ada lagi warga yang rumahnya Rutilahu.

Demikian disampaikan Lurah Kota Kulon, Kiki Hakiki saat melakukan monitoring ke salah satu penerima rutilahu di Lingkungan Gending RT 04 RW 06, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (22/11/2021) kemarin.

Kiki menuturkan, masih banyak warga di perkotaan Sumedang, seperti beberapa di Kelurahan Kota Kulon yang memerlukan perbaikan rutilahu.

“Untuk tahun ini, di Kelurahan Kota Kulon mendapat kuota perbaikan Rutilahu sebanyak 30 unit dari Dinas Perkim Provinsi Jabar yang dibagi dalam dua tahap, tahap satu 15 unit, dan tahap kedua 15 unit Rutilahu,” ujar Kiki.

Untuk tahap pertama, lanjut Kiki, sebanyak 15 unit Rutilahu telah rampung dilaksanakan. Sementara untuk tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan November ini, yang ditargetkan selesai pada pertengahan Desember nanti.

Sementara untuk besaran anggaran rutilahu sendiri, sambung Kiki, yaitu senilai Rp17,5 juta per unit, yang ditransfer melalui rekening LPM Kelurahan.

“Bantuan rutilahu ini, merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. Terlebih kami menargetkan di tahun 2023 nanti tidak ada lagi rutilahu di Kota Kulon ini,” tegas Kiki.

Kemudian bagi masyarakat yang masih belum mendapatkan bantuan rutilahu tahun ini, kata Kiki, pihak kelurahan akan mengajukan kembali di tahun 2022 dan 2023.

Namun, kendati demikian sebagian yang belum tercover pada tahun ini, telah mendapatkan bantuan dari BAZNas Kabupaten.

“Di kelurahan kota Kulon ini, masih ada sekitar 70 rumah lagi yang dinilai belum layak huni. Tetapi, sebanyak 70 rutilahu itu, nantinya harus sudah layak huni. Dan pada tahun 2023 semua rumah di kelurahan kota Kulon sudah layak huni,” ucap Kiki.

Kiki menambahkan, dikabarkan pada tahun 2024 nanti, bantuan rutilahu akan beralih menjadi bantuan modal bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Saya berharap, masyarakat jangan bergantung pada keterbatasan bantuan dari pemerintah. Tetapi Insya Allah kami berencana untuk membagikan kail sebagai modal usaha, jadi tidak hanya ikannya saja. Tapi kita akan mencoba merubah pemikiran masyarakat kurang mampu agar bisa berwirausaha secara mandiri, dengan modal usaha tersebut,” kata Kiki menegaskan.

  • Bagikan