Target Vaksinasi Kecamatan Jatinangor, Belum Capai 70 Persen

  • Bagikan
vaksinasi kecamatan jatinangor belum mencapai target
Forkopimcam Jatinangor saat memantau vaksinasi di Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor

JATINANGOR – Meski dilakukan dikebut dan sporadis, target vaksinasi di Kecamatan Jatinangor belum mencapai target 70 persen sebagaimana program Pemkab Sumedang untuk mencapai herd immunitiy. Padahal, kawasan Jatinangor termasuk cakupan Bandung Raya dan kawasan pendidikan tinggi Jawa Barat.

Kepala Puskesmas Jatinangor, drg Ami Fitria mengatakan rekapan hasil vaksinasi Puskesmas Jatinangor sampai tanggal 25 Sept 2021, dari jumlah sasaran 48.160 orang, yang sudah divaksin sekitar 23.815 atau baru mencapai 49,4 Persen.

“Jika 70 persen dari sasaran 48.160 orang, berarti harus diangka 33.712 orang sudah divaksin. Yang belum divaksin sekitar 24.345 (50,5 %) jika mengacu jumlah total penduduk Jatinangor. Dan belum divaksin menuju 70% sekitar 9.897 atau sekitar 29,3 % lagi,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Meski demikian, lanjut Ami, Kecamatan Jatinangor itu ditopang oleh beberapa perguruan tinggi yang sama sama melaksanakan vaksin mandiri. Belum termasuk warga Jatinangor yang melakukan vaksinasi diluar wilayah Jatinangor.

Sebelumnya diberitakan, Target vaksinasi massal oleh Pemkab Sumedang terus dilakukan Pemkab demi tercapainya vaksinasi bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang. Khusus untuk Jatinangor dan Tanjungsari, Pemkab Sumedang menargetkan sampai September masyarakat sudah divaksin sebanyak 70 persen. Sebagaimana dikatakan Sekda Sumedang Herman Suryatman usai kunjungan ke Proyek Tol Cisumdawu di Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor, Jumat (6/8).

“Khusus untuk Jatinangor dan Tanjungsari karena daerah urbanisasi dan gerbang masuk kabupaten Sumedang, kami prioritaskan vaksinasi 70 persen selesai sampai September. Mengingat pada September juga rencananya perkuliahan mahasiswa di Jatinangor akan dilaksanakan secara Luring (luar jaringan), jadi kami antisipasi masyarakat Jatinangor sudah divaksin,” ujarnya.

Menurut Sekda, vaksinasi itu pun hasil sumbangsih beberapa perguruan tinggi di Jatinangor dan Dinkes Sumedang sehingga target 93.000 masyarakat bisa divaksin.

Selain itu, kata Sekda, target 70 persen atau sekitar 93.000 masyarakat diharapkan mengurangi jumlah resiko terpapar Covid 19. Bahkan, untuk kecamatan kecamatan lain sudah berjalan vaksinasi massal sebanyak 200 vaksinasi untuk warga di tiap desa di 26 kecamatan se Sumedang.

“Kalau jumlah keseluruhan se Kabupaten Sumedang ada 1.3juta penduduk. Kita targetkan 930.000 masyarakat atau sampelnya, selesai di tahun ini,” ujarnya.

Sekda pun berpesan ke masyarakat agar mau divaksin, karena bagian dari upaya untuk memerangi virus Covid di indonesia. Jangan sampai, karena salah informasi masyarakat menjadi ketakutan sehingga tidak timbul Herd Immunity atau kekebalan tubuh terhadap virus corona.

“Kalau masyarakat sudah divaksin semuanya, kan aktivitas jadi lancar, tidak usah lagi ada PPKM, bahkan mungkin Pilkades serentak pun bisa dilakukan,” ujarnya.

Camat Jatinangor Drs Herry Dewantara mengatakan kecamatan Jatinangor berkomitmen melaksanakan perintah pemerintah untuk vaksinasi massal. Bahkan, pemerintah kecamatan memfasilitasi kegiatan vaksinasi tingkat Desa bila di desanya tidak memungkinkan tempat.

Kecamatan pun, berusaha melobi pihak perguruan tinggi agar mau berkontribusi melaksanakan vaksinasi massal bagi warga Jatinangor.

  • Bagikan