Sekda Tuti Tegaskan SPPG Wajib Jalankan SOP MBG

SPPG Sumedang

SUMEDANG — Ketua Satgas MBG yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menegaskan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan monitoring dapur SPPG di wilayah Situraja, Cisitu, dan Darmaraja, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan BIN sebagai bagian dari pengawasan lintas sektor.

Tim Satgas MBG mengunjungi sejumlah titik SPPG, di antaranya SPPG Situraja Utara, Situraja 2 Mandiri, Situmekar, Tarunajaya, serta SPPG Yayasan Insan Peduli Berkarya.

“Kami berkumpul dan evaluasi di enam titik SPPG Situraja, Darmarja, Cisitu. Kami juga akan mengunjungi semua SPPG di Kabupaten Sumedang,” kata Tuti.

Ini Baca Juga :  Bupati Kukuhkan Paskibraka Tahun 2021

Pastikan Standar Terpenuhi

Dalam evaluasi tersebut, Tuti menyampaikan bahwa SOP yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian terkait secara umum telah berjalan dengan baik.

Namun, ia menekankan bahwa terdapat sejumlah aspek penting yang harus terus dipastikan kepatuhannya.

“Banyak sekali hal-hal yang harus dipenuhi oleh SPPG mulai dari Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, sudah terbit dan Sertifikat halal, Penjamah Makanan dan IPAL. Harus kita pastikan berjalan dengan benar,” tegasnya.

Standar tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Ini Baca Juga :  PPKM Diperpajang, Wabup Masih Nunggu Arahan Pusat

Evaluasi dan Rekomendasi

Tuti menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi. Hasil kunjungan akan digunakan untuk memberikan rekomendasi perbaikan kepada masing-masing SPPG.

“Secara keseluruhan SPPG sudah sangat bagus tinggal sedikit kekurangan. Mulai dari lay out, kebersihan, penempatan dari alur awal sampai akhir,” katanya.

Beberapa aspek teknis seperti tata letak dapur, kebersihan lingkungan, serta alur distribusi makanan menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut.

Cegah Risiko dan Tingkatkan Kualitas

Pemerintah daerah berharap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sumedang dapat berjalan tanpa kendala. Oleh karena itu, penerapan SOP menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas dan keamanan layanan.

Ini Baca Juga :  Tebing 7 Meter Longsor Timpa Rumah di Wado Sumedang, Satu Orang Meninggal Dunia

Tuti menegaskan bahwa rekomendasi hasil monitoring akan segera ditindaklanjuti oleh pengelola SPPG.

“Semuanya sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Rekomendasi akan kami berikan sehingga pelaksanaan MBG di Kabupaten Sumedang akan lebih baik lagi,” katanya.

Pengawasan Berkelanjutan

Monitoring terhadap SPPG akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang. Langkah ini bertujuan memastikan standar layanan tetap terjaga secara konsisten.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.