SUMEDANG – Ribuan keluarga besar Yayasan Al Ma’soem dan Al Ma’soem Group menghadiri kegiatan Silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di Dome Al Ma’soem, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh siswa, santri, guru, dosen, serta staf karyawan Al Ma’soem Group, juga para pengurus yayasan, komisaris, dan direksi.
Acara halal bihalal tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz H. Syamsudin Nur, S.Sos.I., M.Ag., yang dikenal sebagai Ustadz Syam dari Trans TV. Tausiyah tersebut mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memaknai momentum Idulfitri sebagai sarana memperbaiki diri dan mempererat silaturahmi.
Dalam kesempatan itu juga dibacakan ikrar wakaf tanah untuk Rumah Solusi yang berlokasi di kawasan SPBU Ciburaleng, Kecamatan Cimanggung. Ikrar wakaf dibacakan oleh Direktur Utama PT Ma’soem Group, H. Iqbal Rallie Iskandar Ma’soem, sekaligus dilakukan penyerahan wakaf secara simbolis kepada para penerima manfaat.
Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu yang hadir di Kampus Al Ma’soem. Ia juga mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H kepada seluruh keluarga besar Al Ma’soem.
“Alhamdulillah saat ini kita masih berada dalam suasana Idulfitri 1447 H. Atas nama pribadi dan Al Ma’soem Group kami mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum,” ujarnya.
Ceppy menjelaskan, kegiatan tabligh akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan haul para pendiri Al Ma’soem Group, yakni almarhum H. Ma’soem, almarhumah Hj. Siti Aisyah, serta almarhum H. Nanang Iskandar Ma’soem yang dahulu menginisiasi berdirinya lembaga tersebut.
Seperti diketahui, rangkaian kegiatan haul telah dimulai sejak Kamis (26/3/2026) dengan kegiatan tahlil dan doa bersama serta berbagai kegiatan bakti sosial. Di antaranya pembagian 587 bingkisan untuk dhuafa yang disalurkan ke 14 panti asuhan di wilayah Rancaekek, Cicalengka, Majalaya, Ujungberung, Jatinangor, Cipacing, Pangsor, dan Ciburaleng.
Selain itu, juga digelar khitanan massal yang diikuti 300 peserta, pelayanan pengobatan dan cek gula darah bagi 101 orang, pemeriksaan mata untuk 64 orang, serta donor darah yang diikuti 56 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar.
Menurut Ceppy, melalui kegiatan haul ini diharapkan seluruh keluarga besar Al Ma’soem dapat melakukan introspeksi diri, mengingat kematian merupakan sesuatu yang pasti akan dialami setiap manusia.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan para pendiri yang telah merintis Al Ma’soem Group hingga berkembang seperti saat ini. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga, memelihara, serta mengembangkan lembaga yang telah mereka bangun.
“Al Ma’soem yang berdiri sejak tahun 1973 kini dikelola oleh generasi kedua dan ketiga keluarga besar Ma’soem. Sebagai penerus, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kekompakan serta melanjutkan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh para pendiri agar organisasi tetap eksis dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ceppy juga menyinggung kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel yang didukung Amerika Serikat, yang berdampak pada kekhawatiran global serta kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan pokok.
“Kita berharap konflik tersebut segera berakhir sehingga kondisi dunia kembali stabil,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini secara resmi dilakukan penyerahan wakaf tanah untuk Rumah Solusi. Diharapkan keberadaan lembaga tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta memotivasi para pengurus dalam membina anak-anak yang berada di bawah naungannya.
“Terakhir, mohon doa dari semuanya semoga kami keluarga besar Al Ma’soem bisa istiqomah melaksanakan kebiasaan almarhum dalam kebaikan dan semoga ke depan dapat dilaksanakan dalam kondisi yang lebih baik lagi,” tutup Ceppy.






