SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memastikan perbaikan ruas jalan Parakan Muncang-Sindulang, di Kecamatan Cimanggung, akan rampung tahun 2026 ini.Hal itu, disampaikan Bupati saat meninjau langsung kondisi jalan pada Selasa (10/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres perbaikan jalan yang menjadi akses vital masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Desa Cimanggung dan Desa Tegal Manggung.
Menurutnya, perbaikan ruas jalan Parakan Muncang–Sindulang telah dilakukan secara bertahap. Tahun lalu, sebagian perbaikan telah dilaksanakan di wilayah Desa Cimanggung, terutama pada titik-titik rawan kecelakaan.
Tahun ini, sambung Dony pemerintah daerah menargetkan penyelesaian sisa ruas jalan sepanjang beberapa ratus meter.
“Insya Allah tahun ini ruas jalan Parakan Muncang–Sindulang di blok perbatasan Desa Cimanggung dan Tegal Manggung bisa diselesaikan. Tinggal beberapa ratus meter lagi dan nanti ruas jalannya mantap dan leucir seluruhnya,” ujarnya.
Dony menuturkan, total panjang ruas jalan dari Parakan Muncang Sindulang mencapai sekitar 11 kilometer. Berdasarkan data terakhir, kondisi jalan mantap di Kabupaten Sumedang telah mencapai 88,06 persen dan diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 89 persen setelah perbaikan tahun ini.
“Artinya tinggal sekitar 11 persen lagi jalan yang belum mantap. Insya Allah Tahun ini kami bangun beberapa ruas jalan, termasuk ruas ini, sehingga target jalan mantap bisa terus meningkat,” katanya.
Selain ruas Parakan Muncang–Sindulang, kata Dony, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga menargetkan penyelesaian ruas jalan Cicabe–Cikandang pada tahun ini. Bupati optimistis, pada 2027 seluruh jalan kabupaten dapat diselesaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Anggaran memang terbatas, tapi komitmen kami jelas. Jalan-jalan yang belum mantap sudah direncanakan dan akan diselesaikan bertahap sampai tahun 2027,” tegasnya.
Dony menekankan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Dengan kondisi jalan yang baik, distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar dan pendapatan petani meningkat.
“Kalau jalannya mantap, arus orang dan barang lebih mudah, distribusi cepat, dan ekonomi masyarakat akan bergerak,” ujarnya.
Selain perbaikan jalan, program infrastruktur tahun ini juga mencakup pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), penataan drainase dan gorong-gorong, serta pemasangan marka jalan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan jalan, termasuk lubang-lubang kecil, agar dapat segera ditangani melalui Unit Reaksi Cepat (URC).
“Masukan dari masyarakat sangat penting. Lubang kecil pun akan kami perbaiki agar tidak menimbulkan kecelakaan,” katanya.






