SUMEDANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) mendorong para pengelola media sosial di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk ikut berperan dalam menyebarluaskan informasi mengenai bahaya dan ketentuan terkait rokok ilegal.
Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan desiminasi ketentuan di bidang cukai yang digelar Diskominfosanditik bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung. Kegiatan ini menghadirkan para pengelola media sosial pemerintah dari seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Sumedang.
“Kegiatan desiminasi ini memang difokuskan untuk para pengelola medsos. Harapannya, mereka dapat berperan aktif dalam menyampaikan informasi ketentuan cukai kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (KIP) Diskominfosanditik Sumedang, Erick Febriana, Jumat (28/11/2025).
Erick menjelaskan bahwa kegiatan bertema Gempur Rokok Ilegal tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran rokok ilegal di Sumedang. Menurutnya, edukasi dan sosialisasi tidak kalah penting dibandingkan operasi pasar yang rutin dilakukan.
“Pemberantasan rokok ilegal tidak cukup hanya dengan penindakan. Masyarakat harus memahami aturan cukai agar tidak lagi mengonsumsi atau mengedarkan rokok ilegal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sumedang saat ini diduga menjadi salah satu target pasar rokok ilegal karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai ketentuan cukai. Padahal, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sektor penerimaan cukai, tetapi juga mengancam industri tembakau resmi dan membahayakan kesehatan masyarakat.
“Karena itu, kami mengajak para pengelola medsos pemerintah untuk terlibat aktif. Dengan dukungan mereka, informasi bisa lebih cepat dan luas tersampaikan kepada masyarakat,” kata Erick.
Erick menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk menekan peredaran rokok ilegal.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama,” tuturnya.






