SUMEDANG, inisumedang.com – Kalau dulu Sumedang cuma identik sama Tahu dan kemacetan Cadas Pangeran, tahun 2026 ini ceritanya sudah beda total. Sekarang, berkat Tol Cisumdawu yang sudah nyambung penuh sampai Cipali dan adanya Kereta Cepat Whoosh, main ke Sumedang itu sudah berasa kayak cuma “pindah tidur” saking cepatnya.
Buat kamu yang lagi rencana mau mampir ke Sumedang entah itu mau nengokin adek di kampus Jatinangor atau emang pengen healing tipis-tipis tim redaksi inisumedang.com sudah rangkumin panduan lengkapnya. Simak ya!
1. Update Tarif Tol Cisumdawu (Maret 2026)
Jujur saja, naik tol sekarang emang makin nyaman, tapi ya saldo e-Toll jangan sampai kosong. Pantauan kami di lapangan, ini estimasi biaya yang harus kamu siapkan kalau pakai mobil pribadi (Golongan I):
- Exit Jatinangor: Cukup keluarin Rp7.500 saja. Pas banget buat mahasiswa yang mau balik ke kosan.
- Exit Sumedang Kota: Siapin saldo sekitar Rp42.500. Keluar dari sini, kamu sudah langsung disambut deretan toko tahu legendaris.
- Ke Kertajati (Majalengka): Kalau lanjut terus sampai ujung, siapkan Rp110.000 ya!
Tips Lokal: Kalau saldo mepet, jalur arteri Cadas Pangeran tetap jadi opsi yang eksotis buat dinikmati, apalagi sekarang jalannya jauh lebih mulus dan tertata.

2. Jatinangor 2026: Bukan Cuma Tempat Kuliah!
Sekarang Jatinangor sudah jadi lifestyle hub. Kalau mampir ke sini, ada dua tempat yang lagi jadi omongan anak Unpad dan ITB:
- The Cloud Kiara Payung: Konsepnya beneran ngopi di atas awan. Kalau ke sini sore-sore, kamu bisa lihat sunset sambil mandang Gunung Geulis yang ikonik banget.
- Library Cafe: Ini “kantor” keduanya pejuang skripsi. Koneksi internetnya jangan ditanya, kenceng banget! Pas buat kamu yang butuh suasana tenang tapi tetap pengen gaya
3. Jatigede: “Raja Ampat” Versi Sumedang
Gak perlu jauh-jauh ke Papua. Di tahun 2026, kawasan Wisata Jatigede sudah makin rapi. Menara Pandang Jatigede sekarang punya spot foto baru yang menghadap langsung ke pulau-pulau kecil di tengah bendungan.
Pro Tip: Datanglah pas jam 16.00 WIB. Cahaya matahari yang mantul ke air bendungan itu healing banget, asli!

4. Ke Sumedang Pakai Whoosh? Bisa Banget!
Tahun ini, koneksi antarmoda makin gampang. Turun di Stasiun Tegalluar, kamu tinggal cari Micro-Bus listrik atau Damri yang langsung ke arah Sumedang. Total perjalanan dari Jakarta ke Sumedang Kota sekarang cuma makan waktu 1 jam lebih sedikit. Gak ada lagi alasan bilang Sumedang itu “jauh”.







