Berita  

MESSA Al Ma’soem ke-31 Resmi Dibuka, Diikuti 463 Sekolah se-Jawa Barat

SUMEDANG – Yayasan Al Ma’soem Bandung kembali menggelar Ma’soem Education and Sport Festival (MESSA) 2026 sebagai ajang pencarian bakat dan pengembangan potensi pelajar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), iman dan takwa (IMTAQ), seni, serta olahraga.

Pembukaan MESSA ke-31 Tahun 2026 berlangsung di Lapangan Dome Al Ma’soem, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan tahunan ini diikuti sebanyak 463 sekolah dari berbagai daerah di Jawa Barat, terdiri atas 228 sekolah dasar (SD), 184 sekolah menengah pertama (SMP), dan 51 sekolah menengah atas (SMA).

MESSA 2026 dijadwalkan berlangsung selama 21 hari, mulai 10 hingga 31 Oktober 2026, dengan menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan prestasi mereka.

Ketua Pelaksana MESSA 2026, Al-Sid Seherezad Abbasy dari kelas 12-4 Teknik 1, mengatakan bahwa tahun ini MESSA mengusung tema “The Starry Sky Shows Sparkle MESSA Show Miracle”.

“Tema tersebut menggambarkan titik-titik bintang yang berpijar di langit malam sebagai simbol potensi terpendam setiap peserta yang dapat bersinar melalui kesempatan, kerja keras, dan kompetisi yang sehat,” ujarnya.

Ketua Yayasan Al Ma’soem, Prof. Dr. Ir. H Ceppy Nasahi Ma’soem, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya MESSA untuk ke-31 kalinya.

Menurutnya, selama lebih dari tiga dekade, MESSA tidak hanya menjadi arena untuk menguji ketangkasan dan kemampuan peserta, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta persaudaraan antarpelajar. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan hasil pembinaan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah masing-masing.

Ceppy menegaskan, seluruh peserta harus menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan integritas selama mengikuti perlombaan. Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan juga pembentukan karakter dan sikap saling menghormati.

“Anak-anakku sekalian, di lapangan dan panggung ini, kalian tidak hanya datang untuk mengejar kemenangan, tetapi untuk menunjukkan kualitas karakter. Sekalipun ini sebuah kompetisi, bertandinglah dengan martabat dan fair play,” ujar Ceppy dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa panitia akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran terhadap aturan kompetisi, termasuk perilaku suporter yang tidak sportif. Bahkan, tim peserta dapat didiskualifikasi apabila terbukti melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain memberikan motivasi kepada peserta, Ceppy mengapresiasi kerja keras panitia yang berasal dari OSIS SMP dan SMA Al Ma’soem serta DESAN Pesantren Al Ma’soem. Menurutnya, keterlibatan para pelajar dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran organisasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa pada masa mendatang.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengelola sekolah, guru, pembina olahraga, mitra, dan sponsor yang telah mendukung terselenggaranya MESSA 2026. Kami turut membuka ruang bagi peserta dan seluruh pihak untuk memberikan kritik serta saran demi penyelenggaraan yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Rangkaian pembukaan MESSA 2026 berlangsung meriah melalui pertunjukan drama bertajuk MESSA Spektakuler, atraksi Formasi MESSA 2026, serta penampilan jingle MESSA oleh panitia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Janji Atlet oleh perwakilan atlet dan wasit sebagai simbol komitmen untuk menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Dengan mengusung semangat pengembangan potensi di bidang IMTAQ, IPTEK, seni, dan olahraga, MESSA ke-31 diharapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, memperluas persahabatan, serta menumbuhkan karakter yang unggul dan berdaya saing.